Tak Mau Damai! Netanyahu Tetap Siap Serang Iran Meski Mediasi AS Mencapai Titik Terang
ahmadshalsamalkhaponda April 16, 2026 08:42 PM

- Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan negaranya siap untuk melanjutkan perang dengan Iran, meskipun Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, telah memberikan isyarat adanya perundingan damai.

Baik AS maupun Iran diketahui sedang berupaya menjembatani kesenjangan untuk mencapai kesepakatan sebelum masa gencatan senjata berakhir pada 21 April 2026.

Dalam pernyataan videonya, Netanyahu menegaskan bahwa Israel menginginkan penyingkiran material uranium yang diperkaya serta penghapusan kemampuan pengayaan uranium di Iran.

"Kami ingin melihat pembukaan kembali selat tersebut," ucap Netanyahu, mengutip The Times of Israel.

Ia menekankan bahwa pihaknya tengah bersiap menghadapi segala skenario, termasuk kemungkinan pecahnya kembali perang jika kesepakatan diplomasi gagal dicapai.

Sementara itu, upaya damai antara AS dan Iran dikabarkan menunjukkan titik terang, dengan Pakistan turut berperan sebagai mediator. Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan, Marsekal Lapangan Syed Asim Munir Ahmed Shah, bahkan telah tiba di Teheran untuk melakukan pembicaraan langsung.

Laporan dari Axios menyebutkan bahwa tim negosiasi AS dan pihak Iran terus bertukar draf proposal melalui jalur komunikasi rahasia dan diklaim semakin mendekati kesepakatan.

Wapres AS, JD Vance, turut mengungkapkan optimisme bahwa kedua belah pihak yang terlibat ingin mencapai kesepakatan damai.

Namun, tantangan terbesar saat ini adalah memastikan seluruh elemen pemerintahan di Iran memberikan persetujuan terhadap draf kesepakatan tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.