TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Persatuan Masyarakat Riau Indonesia ( PMRI ) menggelar kegiatan Halal Bihalal (HBH) 1447 Hijriah di Ruang Rapat Sriwijaya, Gedung B, Kompleks DPD RI, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat persatuan masyarakat Riau di perantauan.
Mengusung tema “Dengan HBH PMRI Mengukuhkan Persatuan serta Kemajuan Riau untuk Indonesia Emas”, acara ini dihadiri berbagai tokoh nasional dan daerah.
Baca juga: Politeknik Kampar Mampu Membuat B100, BBN B100 untuk Mesin Diesel
Kegiatan ini juga menjadi ajang konsolidasi gagasan pembangunan Riau di tingkat nasional.
Ketua Umum PMRI, Dr H Rusli Effendi, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kekompakan masyarakat Riau sebagai kekuatan utama.
Ia menyebut Halal Bihalal bukan sekadar tradisi, tetapi juga ruang menyatukan visi dan misi.
“Halal bihalal ini adalah wadah konsolidasi ide. Kita ingin memastikan persatuan masyarakat Riau menjadi fondasi utama dalam mengawal kemajuan daerah menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Sejumlah legislator pusat turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Anggota DPR RI asal Riau Dr Karmila Sari serta Anggota DPD RI KH Muhammad Mursyid, Arif Eka Saputra, dan Hj Sewitri.
Hadir pula Anggota DPD RI asal Kepri Dharma Setiawan.
Dari unsur pemerintah daerah, tampak Kepala Badan Penghubung Riau di Jakarta Ridho Adriansyah serta Wakil Ketua DPRD Riau H Parisman Ihwan.
Kehadiran mereka menunjukkan dukungan terhadap peran PMRI dalam pembangunan daerah.
Selain itu, sejumlah tokoh nasional juga ikut meramaikan kegiatan ini, seperti mantan Anggota DPR RI Dr Mohamad Idris Laena dan pengacara Farhat Abbas.
Perwakilan Deputi Badan Pemberantasan Kemiskinan juga turut hadir.
Dalam kesempatan tersebut, pengusaha asal Riau H Martius Hamra menyatakan dukungannya terhadap program Gerakan 1000 Doktor yang digagas PMRI.
Ia siap berkontribusi melalui sistem bapak angkat sebagai bentuk investasi sumber daya manusia.
Pada kesempatan itu Rusli Efendi menambahkan, PMRI juga mengumumkan rencana Milad ke-3 pada 27 Mei mendatang.
"Agenda tersebut akan diisi dengan tasyakur, anugerah tokoh, hingga Panggung Melayu Internasional, sekaligus memperluas jaringan organisasi hingga ke luar negeri seperti Australia, Singapura, dan Malaysia,"ujar Rusli Efendi.
( Tribunpekanbaru.com / Adv )