Pelajar Jadi Penyumbang Terbesar Lakalantas, BPTD Kepri Gencarkan Edukasi di SMKN 1 Batam
Eko Setiawan April 17, 2026 12:07 AM

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kepulauan Riau bersama forum lalu lintas jalan menggelar kampanye keselamatan dan kepatuhan berlalu lintas di SMKN 1 Batam, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan ini menyasar para pelajar yang dinilai rentan terlibat kecelakaan lalu lintas, sekaligus membekali mereka pemahaman dasar mengenai rambu-rambu dan marka jalan.

Kepala BPTD Kelas II Kepri, Dini Kusumahati, mengatakan kampanye tersebut merupakan bagian dari kolaborasi Pilar Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Provinsi Kepri yang dipimpin Direktorat Lalu Lintas bersama instansi terkait.

Dalam kesempatan itu, BPTD menyoroti masih rendahnya tingkat pemahaman pelajar terhadap rambu lalu lintas, yang menjadi salah satu faktor penyebab tingginya angka kecelakaan di jalan raya.

Di hadapan para siswa, Dini menegaskan bahwa rambu lalu lintas bukan sekadar pelengkap, melainkan instrumen penting untuk mengatur, memperingatkan, dan memberikan petunjuk bagi pengguna jalan.

“Ketidakpatuhan atau ketidaktahuan terhadap rambu lalu lintas dapat berakibat fatal. Pemahaman ini harus ditanamkan sejak dini, terutama bagi pelajar yang sudah aktif berkendara,” tegasnya.

Baca juga: Pelaku Pencurian Nikahi Keksaihnya Walau Dipenjara, Jeruji Besi Tak Menghalangi Cinta Mereka

Ia juga menjelaskan berbagai jenis rambu, mulai dari rambu peringatan, larangan, perintah, hingga petunjuk. Selain itu, siswa diingatkan pentingnya mematuhi marka jalan serta menggunakan fasilitas jalan sesuai peruntukannya, seperti tidak berkendara di trotoar dan menghormati pengguna jalan lain.

Melalui edukasi ini, pelajar diharapkan tidak hanya menjadi pengguna jalan yang patuh, tetapi juga pelopor keselamatan di lingkungan sekitarnya.

Sementara itu, pihak SMKN 1 Batam mengungkapkan sebagian besar siswanya menggunakan kendaraan bermotor ke sekolah, sehingga pemahaman tentang keselamatan berlalu lintas menjadi hal yang sangat penting.

Dinas Pendidikan Kota Batam juga menilai edukasi seperti ini perlu terus diperkuat, mengingat tingginya mobilitas pelajar di Kota Batam.

Sebelumnya, data Direktorat Lalu Lintas Polda Kepri mencatat sepanjang 2025 terjadi 1.652 kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah Kepulauan Riau, dengan rata-rata lebih dari 130 kejadian setiap bulan. Dari jumlah tersebut, pelajar menjadi kelompok yang paling banyak terlibat dalam kecelakaan.

Kondisi ini menjadi peringatan serius bagi semua pihak untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan berlalu lintas, khususnya di kalangan generasi muda. (TribunBatam.id/bereslumbantobing)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.