WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus menghadirkan perjalanan yang menghubungkan berbagai wilayah di Indonesia melalui layanan kereta api jarak jauh.
Salah satu layanan dengan relasi terpanjang saat ini adalah KA Blambangan Ekspres yang melayani rute Pasar Senen-Ketapang pulang pergi.
Dengan jarak tempuh mencapai 1.031 kilometer, KA Blambangan Ekspres menjadi relasi kereta api terpanjang di Indonesia.
Perjalanan ini melintasi jalur utara Jawa melalui kota-kota utama seperti Cirebon, Semarang, hingga Surabaya, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Banyuwangi di ujung timur Pulau Jawa.
Pada Triwulan I 2026, KA Blambangan Ekspres melayani sebanyak 121.699 pelanggan.
Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan jarak jauh dengan kereta api yang memberikan kepastian waktu serta kenyamanan sepanjang perjalanan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, perjalanan panjang KA Blambangan Ekspres menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi pelanggan karena menghubungkan berbagai karakter wilayah dalam satu lintasan.
“KA Blambangan Ekspres membawa pelanggan melintasi banyak kota dan lanskap yang beragam. Dari hiruk pikuk Jakarta hingga suasana pesisir Banyuwangi, perjalanan ini menjadi bagian dari pengalaman yang bisa dinikmati sepanjang jalur rel yang indah,” ujar Anne dalam siaran tertulis pada Kamis (16/4/2026).
Baca juga: Warga Bekasi Kaget Tagihan PBB Sampai Rp 311 Juta, Biasanya Cuma Rp 200 Ribuan
Keandalan perjalanan ini juga ditopang oleh kinerja ketepatan waktu kereta api yang terus terjaga.
Pada Triwulan I 2026, On Time Performance (OTP) layanan penumpang mencatat keberangkatan sebesar 99,69 persen dan kedatangan 97,67 % .
Capaian ini meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dengan keberangkatan 99,24?n kedatangan 95,44 % .
Konsistensi tersebut membuat perjalanan semakin terukur dari awal hingga tiba di tujuan, termasuk untuk perjalanan panjang seperti KA Blambangan Ekspres yang melintasi berbagai wilayah dalam satu rangkaian perjalanan.
Dari sisi pariwisata, pergerakan menuju Banyuwangi menunjukkan tren yang terus tumbuh.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banyuwangi, pada Triwulan I 2026 tercatat kunjungan wisatawan nusantara mencapai sekitar 1,3 juta perjalanan, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, kunjungan wisatawan mancanegara tercatat sekitar 9 ribu kunjungan pada periode yang sama.
Peningkatan ini berkaitan dengan semakin terbukanya akses menuju Banyuwangi, termasuk melalui layanan kereta api yang terhubung langsung dari Jakarta dan kota-kota besar di Pulau Jawa.
KA Blambangan Ekspres menjadi salah satu pilihan perjalanan yang menghubungkan wisatawan dengan berbagai destinasi seperti Kawah Ijen, Pantai Pulau Merah, hingga Taman Nasional Baluran.
“Perjalanan menuju Banyuwangi kini semakin mudah dijangkau. KA Blambangan Ekspres menghadirkan pilihan perjalanan yang nyaman dengan waktu yang terukur, sehingga masyarakat dapat merencanakan perjalanan wisata dengan lebih pasti,” tambah Anne.
KA Blambangan Ekspres merupakan layanan kereta api kelas eksekutif dan ekonomi yang dirancang untuk melayani perjalanan jarak jauh. Fasilitas yang tersedia mendukung kenyamanan pelanggan, mulai dari tempat duduk ergonomis hingga suasana kabin yang mendukung perjalanan panjang.
KAI akan terus menjaga konsistensi layanan agar setiap perjalanan dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan tepat waktu.
Melalui konektivitas yang semakin kuat, kereta api menjadi bagian penting dalam menghubungkan masyarakat dengan berbagai peluang, termasuk sektor pariwisata yang terus berkembang.
“Setiap perjalanan yang kami hadirkan membawa cerita dan tujuan yang berbeda. Kami ingin memastikan pelanggan merasakan pengalaman yang lebih nyaman, lebih tenang, dan berbeda di setiap perjalanan, sejak berangkat hingga tiba di tujuan,” tutup Anne.