Grid.ID - Guru honorer Rizal Nurdiansyah belakangan bikin geger. Pasalnya, namanya dicatut sebagai pemilik mobil mewah Ferrari seharga Rp 4,2 miliar.
Kisah Rizal Nurdiansyah belakangan tengah menuai sorotan. Pasalnya, namanya tercatat sebagai pemilik sebuah mobil mewah dengan harga miliaran rupiah.
Rizal yang berprofesi sebagai guru honorer itu pun mengaku kaget setelah mengetahui namanya muncul dalam faktur pembelian mobil Ferrari. Ia pun menegaskan tidak pernah membeli mobil mewah tersebut.
Bahkan, sang guru honorer mengaku ada sosok yang menghubunginya. Sosok tersebut bahkan menawarkan sejumlah uang sebagai imbalan meminjam identitasnya.
Melansir Tribunjabar.id, guru honorer asal Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mendadak tercatat sebagai pemilik mobil mewah Ferrari seharga Rp 4,2 miliar. Identitas pribadi Rizal diduga kuat telah dicatut oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan transaksi pembelian supercar tersebut.
“Betul kang, saya kaget luar biasa. Identitas lengkap saya terdaftar sebagai pembeli sekaligus pemilik mobil Ferrari. Ini benar-benar pelanggaran dan pencatutan data pribadi saya,” ujar Rizal saat berbincang dengan Tribun Jabar, Rabu (15/4/2026).
Ferrari 458 Speciale Aperta (sering disebut sebagai Speciale A) adalah mahakarya otomotif yang dianggap sebagai salah satu mobil koleksi paling berharga dari Ferrari. Ferrari hanya memproduksi 499 unit di seluruh dunia.
Meski Rizal sudah menjaga identitasnya dengan ketat, nyatanya nama sang guru honorer tetap muncul dalam dokumen faktur kendaraan resmi. Berdasarkan dokumen faktur bernomor FRR/52784/2026 tertanggal 14 Januari 2026, Rizal tercatat membeli unit Ferrari 458 Speciale Aperta tahun 2020 melalui distributor resmi di Jakarta Pusat.
Merasa integritas dan identitasnya dirusak, Rizal tidak tinggal diam. Ia berencana membawa kasus ini ke ranah hukum.
“Saya berencana lapor polisi agar diproses secara hukum, supaya ada efek jera bagi pelaku pencatutan,” tegasnya.
Ia juga berharap Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) memperketat sistem verifikasi identitas, seperti penerapan teknologi pengenalan wajah (face recognition), agar masyarakat kecil seperti dirinya tidak menjadi korban sindikat pencatutan data.
Mengutip Tribunjatim.com, Rizal membongkar sosok yang sempat menelponnya sebelum namanya tercantum dalam faktur yang viral. Ia mengingat ada nomor asing masuk ke telepon selulernya beberapa waktu sebelumnya dan meminta izin menggunakan KTP untuk pembelian mobil.
"Seingat saya, ada panggilan pertama diterimanya pada 2 April 2026 dari seseorang yang mengaku berasal dari wilayah Ciawigebang, Kuningan. Penelpon tersebut menyampaikan bahwa atasannya akan membeli mobil menggunakan identitas dirinya."
"Dan pada waktu itu juga, saya langsung menolak, karena tidak kenal dan khawatir terjadi penyalahgunaan data,” katanya.
Tak lama berselang ia dihubungi oleh nomor berbeda dengan tawaran imbalan sebesar Rp 5 juta jika bersedia meminjamkan KTP.
"Dari kontak kedua hingga orang ini mau bayar saya 5 juta, tawaran ini kembali ditolak. Saya tetap tidak mau, karena jelas berisiko,” ujarnya.
Seorang guru honorer bernama Rizal Nurdiansyah syok usai mengetahui namanya muncul dalam faktur pembelian mobil Ferrari seharga Rp 4,2 miliar. Ia pun menegaskan tak pernah membeli mobil mewah tersebut.
Rizal bahkan sempat membongkar ada sosok yang meneleponnya sebelum dokumen pembelian tersebut viral. Ia mengungkap sosok tersebut menawarkan uang sebesar Rp 5 juta sebagai imbalan meminjam identitas.