Ratusan Mahasiswa UBBG Ikut Kuliah Umum Pendidikan, supaya Siap Hadapi Tantangan Global
Faisal Zamzami April 16, 2026 09:35 PM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yarmen Dinamika |  Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH  -  Ratusan mahasiswa Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) Banda yang ikut  kuliah umum (studium generale)  bertajuk "Transformasi Pendidikan dan SDM Aceh Dalam Menghadapi Tantangan Global".

Kegiatan  ini berlangsung di Plenary Hall kampus setempat, Kamis (16/4/2026) pagi.

Pemateri dalam kuliah umum ini adalah  Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir Syamaun SIP, MPA, yang diwakili  Staf Ahli Gubernur Bidang Keistimewaan Aceh, SDM, dan Hubungan Kerja Sama, Dr Husnan ST, MP.  

Kuliah umum ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-5 UBBG yang diperingati tanggal 9 April lalu.

Kegiatan dimulai dengan penampilan tari ranup lampuan sebagai simbol penyambutan, disusul sambutan dari Rektor UBBG, Prof Dr Lili Kasmini MSi. 

Dalam sambutannya,  rektor mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Beliau berterima kasih kepada pemateri yang telah meluangkan waktunya untuk berbagi ilmu dan panitia yang memprakarsai kegiatan ini. 

Rektor memaparkan perkembangan pesat UBBG yang kini memiliki 16 program studi S-1, program profesi, hingga persiapan pembukaan program doktor (S-3) pendidikan.

"Pembangunan Aceh ke depan harus berfokus pada SDM yang unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi. Kami berharap UBBG dapat menjadi mitra strategis pemerintah Aceh dalam meningkatkan kualitas SDM daerah," ujar Pro Lili Kasmini.

Baca juga: Lima Tahun UBBG, Kampus Bermutu dan Maju, Refleksi Dies Natalis Ke-5

Ia juga menyinggung prestasi UBBG sebagai PTS dengan perolehan Hibah BIMA 2026  terbanyak di lingkungan LLDikti Wilayah XIII Aceh.

Setelah penyerahan cendera mata, acara memasuki agenda inti, yakni penyampaian materi oleh Dr Husnan MP.

Mantan kepala Bappeda Aceh itu menekankan bahwa mahasiswa harus siap menghadapi disrupsi digital dengan mentalitas yang kuat.

"Dunia berubah cepat, jangan sampai kita tertinggal. Mahasiswa harus menguasai teknologi dan AI. Namun, yang paling utama adalah kejujuran. Karena modal SDM yang paling mahal di dunia kerja nantinya adalah integritas para lulusan," kata Husnan.

Lebih lanjut, ia mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan peluang global demi kemajuan daerah. 

"Pemerintah Aceh menyediakan banyak peluang beasiswa ke luar negeri. Manfaatkan itu, asah kemampuan bahasa kalian, dan jadilah bagian dari perubahan untuk mewujudkan Aceh yang unggul di masa depan," imbunya.

Acara ini dihadiri oleh jajaran wakil rektor, dekan, dosen, serta ratusan mahasiswa UBBG yang tampak antusias mengikuti jalannya kuliah umum maupun sesi diskusi.

Kolaborasi ini, diharapkan Rektor  UBBG  dapat terus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Provinsi Aceh. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.