Tragis, Ahmad Tewas Usai Terpental 5 Meter, Ban Truk yang Diperbaiki Meledak
Noval Andriansyah April 16, 2026 11:19 PM

Tribunlampung.co.id, Siak - Sore itu, Selasa (14/4/2026), suasana bengkel di kawasan Sabak Auh, Kabupaten Siak, Riau, berjalan seperti biasa. Deru kendaraan dan suara alat kerja menjadi latar aktivitas para mekanik yang sibuk menyelesaikan pekerjaan mereka.

Di antara mereka, Ahmad Nafito, seorang pemuda berusia 21 tahun, juga tengah menekuni pekerjaannya memperbaiki ban truk yang datang untuk diservis.

Bagi Ahmad, pekerjaan di bengkel bukan hal baru. Setiap hari ia terbiasa bergelut dengan roda, baut, dan peralatan berat demi menyelesaikan tugasnya.

Namun, sore itu berubah menjadi peristiwa yang tak pernah dibayangkan siapa pun.

Sebuah ledakan tiba-tiba memecah suasana bengkel, mengakhiri aktivitas yang sebelumnya berjalan seperti biasa.

Baca juga: Ban Meledak, Fortuner Oleng Tabrak Fuso hingga Terguling di Jalan Tol Lampung Selatan

Ahmad Nafito tewas, setelah ban yang diperbaikinya meledak.

Dikutip dari TribunPekanbaru.com, kejadian tersebut berlangsung pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB di bengkel milik Yusuf Kurniawan.

Saat itu, Ahmad sedang menangani ban belakang kanan satu unit truk pengangkut kelapa sawit milik Heriyadi Purwanto.

Ia sempat menyelesaikan pelepasan satu ban, lalu melanjutkan dengan membuka baut pada velg ban berikutnya.

Menurut keterangan pihak kepolisian, ledakan terjadi secara tiba-tiba ketika baut terakhir dilepas. Ban dalam mendadak pecah dengan keras hingga pecahan velg menghantam korban.

“Diduga terdapat keretakan pada talam velg. Tekanan udara yang tinggi menyebabkan velg pecah dan menghantam tubuh korban,” ujar Kasi Humas Polres Siak, Aiptu Dedek Prayoga, Rabu (15/4/2026).

Ledakan tersebut sangat kuat hingga membuat korban terlempar sejauh sekitar lima meter dari posisi awal.

Warga yang berada di lokasi segera membawa korban ke Puskesmas Sabak Auh, namun nyawanya tidak tertolong.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami luka serius.

Di antaranya lebam pada bagian dada akibat benturan benda tumpul, luka terbuka di atas lutut kanan, serta luka robek pada punggung tangan kiri.

Polsek Sabak Auh telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.

Termasuk pemilik bengkel dan sopir truk untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

“Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi,” ujar Dedek.

Jenazah korban telah dibawa ke rumah duka di Kampung Sungai Tengah untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.