‎Potensi Besar Perikanan Kayong Utara, Miliki 105 Pulau dan Garis Pantai 379 Kilometer
Try Juliansyah April 17, 2026 12:32 AM

‎TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONGUTARA - Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari, melakukan audiensi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Barat, Kamis 16 April 2026, guna mendorong penguatan sektor kelautan dan perikanan di daerahnya.

‎Audiensi tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Kayong Utara dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi, khususnya untuk mengoptimalkan potensi kelautan dan perikanan yang dimiliki.

‎Dalam pemaparannya, Amru menyebutkan Kabupaten Kayong Utara memiliki potensi besar di sektor kelautan dan perikanan yang hingga kini terus didorong agar dapat memberikan dampak ekonomi lebih luas bagi masyarakat.

‎"Kayong Utara memiliki 105 pulau dengan total panjang garis pantai mencapai 379 kilometer, terdiri dari pesisir Pulau Kalimantan sepanjang 106 kilometer dan pesisir pulau-pulau kecil sepanjang 273 kilometer," ujarnya.

‎Ia juga menambahkan, Kayong Utara dikenal sebagai salah satu daerah penangkapan ikan dari berbagai wilayah di Indonesia, serta memiliki potensi budidaya air tawar yang cukup melimpah di sejumlah kawasan. 

‎Selain itu, potensi wisata bahari turut menjadi nilai tambah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

‎Namun demikian, Amru mengakui potensi tersebut belum sepenuhnya memberikan dampak ekonomi optimal bagi masyarakat.

‎Yang disebabkan oleh beberapa hal diantaranya masih banyak nelayan yang menggunakan alat tradisional untuk menangkap ikan.  

‎"Hal ini disebabkan oleh sejumlah tantangan, di antaranya dominasi nelayan kecil dengan alat tangkap tradisional, keterbatasan sarana dan prasarana seperti rantai dingin, serta belum berkembangnya sektor budidaya secara maksimal," jelasnya.  

‎Ia juga menyoroti masih perlunya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di sektor perikanan agar mampu bersaing dan berkembang.

‎"Selain itu, kapasitas sumber daya manusia di sektor perikanan juga masih perlu ditingkatkan agar mampu bersaing dan berkembang," ungkapnya.

Baca juga: Wakapolres Kayong Utara Pimpin Pengecekan Senpi untuk Pastikan Penggunaan Sesuai Prosedur

‎Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara menyampaikan sejumlah harapan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, di antaranya peningkatan dukungan anggaran dan program pengembangan sarana dan prasarana perikanan.

‎Bantuan yang diharapkan meliputi perahu, alat tangkap ramah lingkungan, hingga penguatan fasilitas rantai dingin guna menjaga kualitas hasil tangkapan.

‎Selain itu, Amru menekankan pentingnya peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan dan pendampingan bagi nelayan, pembudidaya, hingga pelaku usaha pengolahan hasil perikanan.

‎"Penguatan hilirisasi dan pemasaran produk perikanan juga menjadi perhatian, termasuk dukungan terhadap pengembangan industri pengolahan, akses pasar regional dan ekspor, serta promosi produk unggulan daerah," katanya.  

‎Ia juga menegaskan perlunya sinkronisasi program antara pemerintah kabupaten dan provinsi agar lebih tepat sasaran dan berkelanjutan, termasuk pemanfaatan teknologi serta data terintegrasi di sektor perikanan.

‎Dalam aspek keberlanjutan, Amru turut mendorong penguatan pengawasan terhadap praktik penangkapan ikan ilegal serta perlindungan ekosistem laut dan pesisir.

‎Melalui audiensi ini, diharapkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dapat mempercepat pengembangan sektor perikanan di Kabupaten Kayong Utara, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (*)

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.