BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN – Aktivitas di Pelabuhan ASDP Batulicin mendadak jauh lebih sibuk dari biasanya. Sejak memasuki pekan pertama April 2026, arus penumpang yang menuju Makassar melalui jalur laut mengalami peningkatan yang sangat tajam.
Kondisi ini terlihat dari padatnya muatan Kapal Motor (KM) Awu-Awu yang melayani rute tersebut. Tidak hanya penumpang perorangan, dek kapal juga dipenuhi oleh kendaraan roda dua hingga roda empat yang hendak menyeberang ke Sulawesi Selatan.
Lonjakan ini memaksa manajemen operasional ASDP Batulicin bekerja ekstra. Pasalnya, tingkat keterisian kapal dalam beberapa jadwal keberangkatan terakhir dilaporkan selalu menyentuh batas maksimal atau hampir penuh.
Departement Head Bisnis dan Pelayanan ASDP Batulicin, Andri Papalia, mengungkapkan bahwa tren kenaikan ini merupakan fenomena yang tidak biasa dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Ia menyebut keterisian kapal naik berlipat-lipat
Baca juga: Bus Sekolah Bermuatan Puluhan Siswa Masuk Semak di Kersik Putih Tanahbumbu, Begini Kondisi Penumpang
Baca juga: BREAKING NEWS- Warga Antasan Kecil Barat Banjarmasin Geger, Temukan Dugaan Mortir di Dalam Rumah
“Sebelumnya jumlah penumpang biasanya di bawah 100 orang. Namun sejak awal April 2026 ini, sudah tiga kali keberangkatan KM Awu-awu dengan kondisi hampir penuh,” ujar Andri Papalia saat ditemui di Pelabuhan ASDP Batulicin, Kamis (16/4/2026).
Andri menjelaskan bahwa membeludaknya penumpang ini diperkirakan dipicu oleh mahalnya harga tiket pesawat di pasaran. Kondisi tersebut membuat masyarakat kini lebih melirik moda transportasi laut sebagai alternatif utama untuk bepergian antar pulau.
Meski waktu tempuh menggunakan kapal laut jauh lebih lama dibandingkan pesawat, faktor harga yang terjangkau menjadi daya tarik utama bagi para calon penumpang saat ini.
Pihak ASDP memprediksi arus penumpang yang padat ini masih akan terus berlanjut. Selama harga tiket pesawat belum kembali stabil, kapal laut tetap akan menjadi pilihan paling ekonomis bagi mobilitas warga dari Tanah Bumbu menuju Makassar.
(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Fikri Syahrin)