Bernardo Tavares Desak Persebaya Berbuat Lebih Kontra Madura United, Harap Pelapis Ubah Keadaan
Sarah Elnyora Rumaropen April 17, 2026 09:00 AM

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menuntut para pemainnya untuk tampil lebih impresif saat menghadapi Madura United pada pekan ke-28 Super League di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya pada Jumat (17/4/2026) malam. 

Di tengah kondisi tim yang pincang akibat absennya sejumlah pemain kunci karena cedera, Tavares berharap para pemain pelapis mampu memanfaatkan kesempatan untuk mengubah performa tim di lapangan.

Laga ini menjadi tantangan berat bagi Bajul Ijo yang harus merespons kekalahan sebelumnya sekaligus menghadapi motivasi besar tim tamu yang sedang berjuang keluar dari zona degradasi.

Persiapan Persebaya Menghadapi Derby Jatim

Persebaya sebenarnya memiliki modal penting berupa catatan tiga kemenangan beruntun atas Madura United, termasuk kemenangan 0-1 pada putaran pertama.

Meski begitu, pelatih Persebaya Bernardo Tavares menegaskan statistik masa lalu tidak akan berpengaruh banyak.

"Apa yang Persebaya lakukan melawan Madura sebelumnya tidak akan membantu laga besok," kata Bernardo Tavares saat jumpa pers jelang laga, Kamis (16/4/2026).

Baca juga: Siasat Low Block Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U17, Kurniawan Sesali Finishing Buruk

Tavares menyadari, perbedaan situasi kedua tim saat ini, di mana Madura United datang dengan kepercayaan diri tinggi usai memutus tren buruk 11 laga tanpa kemenangan dengan mengalahkan Persik Kediri 2-1.

Sebaliknya, Persebaya justru baru saja menelan kekalahan telak 3-0 dari Persija.

"Madura datang dari kemenangan, itu memberi motivasi kepada para pemain, kepada tim. Kami datang dari kekalahan," kata Bernardo Tavares.

"Tetapi kami sudah menganalisis, kami perlu berbuat lebih baik dan kami berharap besok kami dapat berbuat lebih baik," tambahnya.

Kondisi Skuad Bajul Ijo yang Pincang

Situasi sulit terus dialami Persebaya karena harus kembali tampil pincang.

Bruno Moreira dan Ernando Ari yang sudah absen dalam dua laga terakhir akibat cedera, hingga kini belum dipastikan bisa tampil.

Sementara itu, sejumlah pemain yang baru sembuh seperti Malik Risaldi, Bruno Paraiba, dan Gali Freitas juga kondisinya belum sepenuhnya pulih.

"Ada beberapa pemain kami yang tidak bisa bermain besok. Pemain lainnya, mari kita lihat. Pemain lain mungkin bisa bermain, tetapi kondisinya tidak 100 persen," terang Bernardo Tavares.

Tavares pun menaruh harapan besar kepada pemain pelapis dan seluruh anggota tim yang tersedia. 

"Kami berharap para pemain yang menjadi starter dan pemain pengganti dapat membantu tim lebih dari pertandingan terakhir, karena penting untuk mengubah keadaan, mengubah performa, dan mengubah hasil," pungkas pelatih asal Portugal itu.

Optimisme serupa disampaikan pemain Persebaya, Risto Mitrevski.

Risto berharap tim segera bangkit dan fokus penuh menghadapi motivasi Madura United yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi. 

"Satu-satunya hal baik ketika kalah adalah pertandingan selanjutnya berlangsung begitu cepat. Jadi kami tidak bisa lagi memikirkan pertandingan terakhir. Kami perlu fokus pada pertandingan besok," kata Risto.

"Kami tahu mereka tim yang bagus, mereka berada di zona degradasi, tetapi itu lebih menjadi motivasi bagi mereka" imbuhnya. 

"Mereka akan datang dengan persiapan matang dan 100 persen fokus dalam pertandingan, tapi jika kami tidak merespons dengan cara yang sama, yaitu dengan kerja keras 100 persen dan sikap yang baik, kami akan mengalami masalah" ungkap Risto.

"Kami akan bermain bagus, dan saya pikir tim sudah siap untuk pertandingan ini," pungkasnya.

Strategi Tanpa Rotasi Madura United

Di sisi lain, pelatih karteker Madura United Rakhmat Basuki memberi sinyal tidak akan melakukan rotasi pemain saat menghadapi tuan rumah Persebaya.

Langkah ini diambil karena waktu persiapan yang sangat mepet.

"Saya pikir bukan waktu yang tepat untuk melakukan hal yang baru dan mencoba merotasi pemain, kecuali pemain yang selama ini mengisi post di sebelas 11 cedera, baru melakukan rotasi," kata Rakhmat Basuki.

Rakhmat ingin mempertajam performa tim yang sudah tampil apik saat melawan Persik.

Baca juga: Pantang Ubah Taktik Lawan Persebaya, Strategi Rakhmat Basuki Demi Dongkrak Madura United di GBT

"Karena kami melihat di pertandingan terakhir saat menang lawan Persik, kami bertahan dengan sangat baik, dan memanfaatkan situasi transisi positif juga lumayan bagus, itu yang kami pertajam," tambahnya.

Kemenangan sebelumnya telah menghidupkan kembali asa Laskar Sape Kerrab untuk keluar dari zona merah.

Meski kapten tim Lulinha dan Brandao diragukan tampil karena masalah kebugaran, Rakhmat tetap optimis.

"Kondisi Lulinha dan Brandao mengalami masalah di kebugaran, tapi tim fisio dan dokter tim akan berusaha maksimal untuk bisa segera memulihkan keduanya, sehingga kami harapkan mereka bisa turun lawan Persebaya," jelasnya.

"Tapi saya yakin, siapa pun yang turun besok, pasti punya motivasi dan tujuan yang sama, ingin memenangkan pertandingan. Karena semua pemain punya keinginan untuk bisa membantu tim ini supaya bisa keluar dari zona degradasi," tutup Rakhmat. 

Saat ini, Madura United berada di peringkat 16 dengan 23 poin.

Tambahan tiga poin dari GBT akan otomatis membuat Madura United naik peringkat dan keluar dari zona degradasi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.