Bupati Takalar Bahas Investasi dan Sister City dengan Guangdong di Guangzhou
Kiki Content Writer April 17, 2026 10:22 AM

 

 

TRIBUN-TIMUR.COM, GUANGZHOU - Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, melanjutkan agenda diplomasi investasinya di China dengan mengunjungi Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Guangzhou, Kamis (16/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Daeng Manye bertemu langsung dengan Konsul Jenderal Republik Indonesia di Guangzhou, Ben Perkasa.

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Takalar dalam memperluas jaringan kerja sama internasional, khususnya dengan wilayah Tiongkok Selatan.

Bupati Takalar hadir bersama Liaison Officer (LO) Takalar untuk China, Jenny Widjaya.

Dalam pertemuan itu, Bupati Daeng Manye dan Jenny Widjaya tampak kompak mengenakan kemeja putih.

Sementara itu, Konjen RI di Guangzhou, Ben Perkasa, tampil dengan kemeja batik bercorak merah dan cokelat.

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban di Kantor KJRI Guangzhou.

Dalam keterangannya, Ben Perkasa menyampaikan apresiasinya atas kunjungan Bupati Takalar beserta rombongan.

“Kami mendapat kehormatan untuk bertemu dengan Pak Bupati Takalar, Pak Firdaus, membicarakan potensi-potensi hubungan antara Tiongkok Selatan, terutama Provinsi Guangdong, dengan Kabupaten Takalar di Sulawesi Selatan,” ujar Ben Perkasa.

Ia mengungkapkan bahwa sejumlah peluang kerja sama telah dibahas dalam pertemuan tersebut.

“Sudah banyak kita diskusikan tadi, beberapa proyeksi kerja sama yang akan bisa kita lakukan tentang bisnis, investasi, juga kemungkinan sister city ya, kota bersaudara,” jelasnya.

Ben Perkasa menambahkan, pembahasan tersebut akan segera ditindaklanjuti oleh kedua belah pihak.

“Nanti akan di-follow up oleh Pak Bupati dan teman-teman kami di KJRI Guangzhou, terutama fungsi ekonomi dan fungsi khusus,” lanjutnya.

Ia juga berharap rencana kerja sama yang telah dibicarakan dapat segera terealisasi.

“Terima kasih Pak Bupati atas kunjungannya ke kami, menyempatkan diri ketemu dengan kami di KJRI Guangzhou. Semoga nanti rencana-rencana, proyek-proyek, dan program-program yang tadi kita bicarakan bisa terealisasikan,” katanya.

Sementara itu, Bupati Takalar Daeng Manye menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari pihak KJRI Guangzhou.

“Baik, terima kasih saya ucapkan tentunya kepada Pak Konjen dan seluruh tim. Hari ini menerima kami dengan luar biasa,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa banyak hal strategis yang telah dibahas dalam pertemuan tersebut.

“Banyak hal yang sudah dibicarakan antara Pak Konjen dengan kami terkait dengan bagaimana potensi Takalar ini juga bisa dikembangkan atau bisa dieksplor dari investor-investor dari Cina, Tiongkok Selatan ini,” jelasnya.

Menurut Daeng Manye, peluang kerja sama dengan Provinsi Guangdong menjadi langkah penting bagi Takalar.

Ia menyebutkan bahwa salah satu fokus utama adalah pembentukan kerja sama sister city.

“Termasuk Pak Konjen membuka informasi ruang untuk membangun sister city yang ada di Provinsi Guangdong,” ungkapnya.

Ia berharap kerja sama tersebut dapat membuka akses investasi yang lebih luas bagi Kabupaten Takalar.

“Sehingga diharapkan bahwa ada hubungan yang lebih terkoordinasi nanti dengan salah satu daerah di Provinsi Guangdong dan itu akan membuka ruang lebih lebar lagi untuk Takalar, masuk investasi di Takalar,” tambahnya.

Kunjungan ini menjadi lanjutan dari rangkaian diplomasi investasi Pemerintah Kabupaten Takalar di China.

Langkah tersebut sekaligus mempertegas komitmen daerah dalam menarik investor asing.

Pemerintah Kabupaten Takalar optimistis peluang kerja sama dengan Tiongkok Selatan akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain itu, kerja sama ini diharapkan mampu mendorong pengembangan sektor industri dan perdagangan di Takalar.

Dengan dukungan KJRI Guangzhou, peluang komunikasi dengan investor dinilai semakin terbuka.

Kunjungan ini juga menjadi momentum penting dalam memperkenalkan potensi Takalar di tingkat internasional.

Pemerintah daerah menilai sinergi lintas negara menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan daerah.

Daeng Manye menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring kerja sama global. Langkah ini diharapkan mampu membawa Takalar menjadi daerah yang kompetitif di kancah internasional.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.