TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Lapak pedagang perlengkapan ibadah haji tampak diserbu pembeli jelang pemberangkatan jemaah haji di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat (17/4/2026).
Puluhan jemaah calon haji ini menyerbu lapak perlengkapan ibadah haji dan aksesori di halaman Masjid Agung Syuhada.
Berjejer para pelapak menjajakan pakaian ihram, kerudung, mukena, sajadah, sandal, dan sepatu.
Para calon jemaah tampak antusias berbelanja perlengkapan haji untuk digunakan saat berada di Tanah Suci.
Baca juga: Jangan Sepelekan Nyeri di Kaki, Kenali Gejala Saraf Neuropati Perifer Sejak Dini
Baca juga: Pelajar Tewas Tabrakan di Jl RE Martadinata Mamuju, Ternyata Atlet Karate Binaan PPLP Sulbar
Sebanyak 551 calon jemaah haji juga mengikuti manasik kesehatan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Polman.
"Sembari ikut manasik, jadi kita juga beli perlengkapan haji yang lain untuk digunakan," kata jemaah calon haji, Anjas kepada wartawan.
Warga Kecamatan Mapilli ini sengaja membeli kebutuhan perlengkapan haji sebelum berangkat.
Ia membeli sandal, mukena, dan sepatu yang akan digunakan saat ibadah haji di Tanah Suci.
Asma menyebut perlengkapan haji yang dijual pedagang cukup lengkap dan harganya terjangkau.
"Cukup lengkap di sini, ada semua yang kita butuhkan saat ibadah nanti, harganya juga terjangkau," ungkapnya.
Untuk diketahui, CJH Polman tahun ini terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter) dengan jadwal pemberangkatan berbeda.
Pemberangkatan pertama untuk Kloter 11 Embarkasi Hasanuddin sebanyak 385 CJH.
Kloter 11 akan meninggalkan Kabupaten Polman pada Senin, 27 April mendatang menuju Asrama Haji Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Sementara CJH Polman yang tergabung dalam Kloter 19 berjumlah 116 orang akan bergabung dengan CJH asal Mamasa, Majene, dan Mamuju.
Rencananya, Kloter 19 akan berangkat ke Asrama Haji Makassar pada Minggu, 3 Mei 2026 mendatang.
"Kami sengaja memberangkatkan lebih awal karena CJH Polman akan diinapkan semalam untuk istirahat di Asrama Haji Sudiang Makassar," kata Kepala Kemenag Polman, Manju Idris kepada wartawan.
Ia menyebut Kloter 11 berangkat tanggal 27 April, kemudian diterima di Asrama Sudiang pada Selasa, 28 April pukul 08.00 WITA.
Selanjutnya akan terbang ke Arab Saudi pada Rabu, 29 April pukul 06.05 WITA.
Kemudian CJH Kloter 19 akan berangkat ke Asrama Haji Makassar pada Minggu, 3 Mei, dan melapor Senin, 4 Mei pukul 08.00 WITA.
Sementara Kloter 19 akan terbang ke Arab Saudi pada Selasa, 5 Mei pukul 03.35 WITA.
Terkait tempat pemberangkatan CJH Polman ke Asrama Haji Makassar, masih belum diputuskan.
Pihaknya akan membahas bersama Pemkab Polman melalui Bagian Kesra terkait rencana pemberangkatan.
Sementara transportasi pemberangkatan dan pemulangan CJH akan ditanggung oleh Pemkab Polman.
Rencananya, Pemkab Polman akan menyewa belasan bus angkutan antardaerah untuk mengangkut CJH ke Makassar.
Begitu pula saat jemaah haji pulang, Pemkab akan menyiapkan bus untuk menjemput di Makassar.
"Untuk koper CJH masih menunggu pengiriman dari pihak penyedia dari Garuda," lanjutnya.
Manju menyebut setelah koper tiba di Polman, langsung akan dibagikan kepada CJH.
Pembagian koper akan diprioritaskan lebih dulu kepada CJH Kloter 11 yang akan berangkat pada 27 April mendatang.
Rincian CJH Polman tahun 2026 yang akan berangkat ke Tanah Suci berjumlah 551 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 160 CJH laki-laki dan 341 perempuan, CJH lansia prioritas sebanyak 15 orang, serta lansia 123 orang.
CJH tertua Kabupaten Polman tahun 2026 yakni Saleha, warga Kecamatan Limboro, yang berusia 95 tahun.
Adapun CJH termuda adalah Muh Alif Akbar, usia 17 tahun, asal Kecamatan Wonomulyo. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli