Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale
TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK - Bupati Biak Numfor, Provinsi Papua, Markus Mansnembra, menyebut penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas daerah.
Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Koordinasi Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat tingkat Provinsi Papua, di Nirmala Beach Hotel, Kamis (16/4/2026) Sore.
Rakernis yang digelar oleh Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Papua ini berlangsung selama dua hari, 16 – 17 April 2026, dan diikuti oleh para kepala Satpol PP beserta jajaran dari Kabupaten Biak Numfor, Supiori, Kepulauan Yapen, dan Waropen.
Baca juga: BGN Nabire Klarifikasi Penutupan 7 Dapur MBG dan Soal Koordinasi Satgas
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan koordinasi dan sinkronisasi program kerja Satpol PP se-Tanah Papua, meningkatkan kapasitas dan profesionalitas aparatur dalam penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum Dan Perlindungan Masyarakat (Trantibum Linmas), serta mewujudkan kesamaan persepsi dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
Dalam sambutan tertulis Gubernur Provinsi Papua, Mathius D. Fakhiri yang dibacakan Bupati Biak Numfor, Markus Mansnembra disampaikan bahwa urusan ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat merupakan kewajiban pemerintahan yang menjadi fondasi utama pembangunan.
“Stabilitas yang terjaga dengan baik adalah fondasi utama bagi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan, baik di bidang ekonomi, sosial, maupun tata kelola pemerintahan,” katanya.
Baca juga: Pemkab Jayawijaya Tetapkan Aturan Khusus Jelang Perayaan Injil Masuk ke-72 di Lembah Baliem
Selain itu, dalam konteks pembangunan Papua, hal tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah provinsi untuk mewujudkan transformasi Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmoni.
Ketenteraman dan ketertiban tidak hanya menjadi tujuan, tetapi juga menjadi prasyarat utama bagi terciptanya masyarakat yang produktif, damai dan berkeadilan.
Selain itu, Rakernis juga diarahkan untuk memperkuat sinergi antar pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas wilayah, sekaligus menjadi ruang untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan aktual di lapangan beserta solusi yang tepat dan berkelanjutan.
“Melalui pelaksanaan Rakernis ini diharapkan dapat menyamakan persepsi, memperkuat kapasitas aparatur serta merumuskan langkah-langkah strategis yang efektif dan implementatif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: Pemkab Biak Apresiasi Atlet Tinju Pertina Raih 12 Medali Kejurda Papua Cerah Boxing Cup I
Lebih lanjut, kegiatan ini juga diharapkan menghasilkan penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan peran dan kapasitas Satpol PP serta Linmas, serta mendorong inovasi pelayanan publik yang responsif, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, aparatur Satpol PP dan Linmas diminta mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif serta menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal. Aparatur diharapkan mampu hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, bukan semata-mata penegak aturan.
Ia juga mengajak peserta Rakernis untuk menanamkan nilai keimanan dan ketakwaan dalam setiap pelaksanaan tugas, serta menjadikan pekerjaan sebagai bentuk pengabdian yang dijalankan dengan niat tulus dan integritas tinggi.
Baca juga: Pemkab Jayapura Targetkan Pembangunan 14 Kampung Nelayan Merah Putih
Pembukaan Rakernis oleh Bupati Biak Numfor, Markus Mansnembra didampingi Direktur Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat (Pol PP dan Linmas) di Kemendagri, Sri Handoko Taruna dan Kepala Satpol PP Provinsi Papua, Ferry Maikel Baransano.(*)