Bantu PMI, BPTD Sulsel Kumpul 23 Kantong Darah
Ari Maryadi April 17, 2026 12:20 PM

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketersediaan stok darah di Kota Makassar harus menjadi perhatian bersama, terutama memenuhi kebutuhan pasien di berbagai fasilitas kesehatan

Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulawesi Selatan (Sulsel) ambil peran lewat donor darah.

Sebanyak 23 kantong darah terkumpul dalam sehari dari para staf hingga masyarakat di Kantor BPTD Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan km 19 pada Kamis (16/4/2026).

Terdiri dari golongan darah A sebanyak 6 kantong.

Lalu golongan darah B ada 8 kantong.

Selanjutnya golongan darah AB 3 kantong.

Serta golongan darah O ada 6 kantong.

Plt Kepala BPTD Sulsel Andy Sanjaya menyebut donor darah ini menyikapi kebutuhan Palang Merah Indonesia (PMI).

"Ini merupakan wujud kerja sama dengan PMI yang pada saat ini membutuhkan partisipasi dari masyarakat yang ingin mendonorkan darah mengingat saat ini stok kebutuhan darah yang ada di PMI berkurang," kata Andy Sanjaya yang mengenakan seragam korpri.

Donor darah digelar di halaman Kantor BPTD Sulsel. Sebanyak empat tandu lipat melayani masyarakat yang donor darah.

Sebelum donor, para staf maupun masyarakat harus melakukan pemeriksaan darah.

Selain itu melakukan tensi serta asssmen kesehatan dari dokter bertugas.

Setelah memenuhi syarat maka pendonor bisa langsung melangkah ke tandu.

Andy Sanjaya menyebut donor darah ini rutin digelar demi membantu pemenuhan darah.

"Kalau kegiatan ini memang sudah menjadi agenda rutin  Saya dan seluruh staf BPTD ikut melakukan donor darah ini," katanya.

Andy Sanjaya juga ikut donor darah.

Setelah dinyatakan layak, Andy Sanjaya donor dari lengan sebelah kanan.

"Kalau kegiatan donor darah ini memang sangat baik ya, karena bisa memberikan kesehatan pada diri kita sendiri," jelasnya

Donor darah secara rutin diketahui dapat membantu melancarkan aliran darah dan mencegah penyumbatan arteri

Bahkan penelitian menunjukkan rutin mendonorkan darah setiap 3 bulan dapat menurunkan risiko terkena penyakit jantung koroner dan stroke hingga 30 persen.

Salah satu masyarakat Yudi, ikut dalam donor  darah.

Dirinya datang sendirian setelah mengetahui adanya donor darah dari rekannya.

"Pasti ya sangat bermanfaatlah. Karena istilahnya kan darah dalam tubuh juga seperti diperbaharui gitu," katanya mengenakan kemeja biru.

Di sisi lain, donor darah juga ikut membantu masyarakat yang membutuhkan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.