Beda Gaya Main Sassuolo dan Como di Liga Italia, Tantangan Jay Idzes cs Lawan Tim Fabregas Malam Ini
Dwi Setiawan April 17, 2026 12:24 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Malam ini, kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes akan menghadapi tim yang sedang naik daun di Liga Italia, yakni Como.

Jay Idzes bersama timnya, Sassuolo akan bertindak sebagai tuan rumah saat menjamu Como di Stadion Mapei pada Jumat (17/4/2026) pukul 23.30 WIB.

Pertemuan ini akan menjadi yang ketiga bagi kedua tim di musim ini, Como besutan Cesc Fabregas selalu memenangkan pertandingan atas tim asuhan Fabio Grosso.

Menariknya, dua kemenangan yang diraih Como selalu dengan catatan clean sheet. Pertama dengan skor 3-0 di Coppa Italia lalu 2-0 pada pertemuan pertama Liga Italia musim ini.

Hal lainnya yang menarik untuk pertamuan kedua tim malam nanti bisa diliat dari gaya permainan yang berbeda.

Indeksnya diukur dari intensitas tekanan sebuah tim atau yang lebih dikenal dengan Passes Allowed Per Defensive Action (PPDA).

Como besutan Fabregas memiliki PPDA terendah di Serie A Liga Italia dengan PPDA 9,1. Itu artinya, mereka rata-rata melakukan kurang dari 10 operan kepada lawan sebelum melakukan gerakan defensif.

Gerakan defensif terdiri dari tekel, intersepsi, antisipasi, dan pelanggaran.

Gaya presing yang tinggi, agresif, dan konsisten ini yang termasuk paling intens di Liga Italia, yang kemudian memungkinkan Como dengan cepat merebut bola kembali di seperuh lapangan lawan dan dengan cepat mengubah transisi defensif menjadi serangan, menurut laporan Sassuolo News.

Sementara Sassuolo berada di urutan kedua dari bawah dalam peringkat ini, dengan rata-rata PPDA 15,6, lebih buruk dari Lazio yang mencatatkan 16,3.

Jay Idzes dan kolega lebih membiarkan banyak operan sebelum melakukan intervensi, mengadopsi pendekatan yang lebih hati-hati dan berorientasi posisi ketika tidak menguasai bola.

Pegangan ini mencerminkan sebuah filosofi permainan Grosso yang berfokus pada pengendalian ruang dan membangun serangan dari belakang.

Tapi, hal ini membuat tim lebih rentan terhadap tekanan dari lawan, apalagi dengan menghadapi Como dengan tingkat agresivitas yang tinggi.

MERAYAKAN GOL - Duet bek Sassuolo, Jay Idzes (kiri) dan Tarik Muharemovic (kanan) merayakan gol bersama saat melawan Bolognya pada pekan ke-17 Liga Italia, Senin (29/12/2025) dini hari WIB. Sassuolo berhasil imbang di markas Bologna 1-1.
MERAYAKAN GOL - Duet bek Sassuolo, Jay Idzes (kiri) dan Tarik Muharemovic (kanan) merayakan gol bersama saat melawan Bolognya pada pekan ke-17 Liga Italia, Senin (29/12/2025) dini hari WIB. Sassuolo berhasil imbang di markas Bologna 1-1. (Instagram @jayidzes)

Prediksi Sassuolo vs Como

Prediksinya, Como akan bermain seperti yang telah berjalan selama ini. Nico Paz dan kolega akan memaksakan tempo permainan mereka sejak peluit kick-off dibunyikan, menggunakan pressing untuk memaksa kesalahan Sassuolo dalam membangun serangan.

Dan tak kalah penting, Fabregas akan memanfaatkan kualitas pemain yang mereka miliki terutama di lini depan dalam serangan balik.

Sedangan Fabio Grosso lebih mempersiapkan tim asuhannya menghadapi tekanan awal yang jelas akan dilakukan Como.

Sassuolo dapat mengandalkan pertahanan mereka yang cukup baik musim ini, mencoba mengalirkan bola dengan sabar dan membuat lawan mereka merasa sia-sia ketika melakukan tekanan.

Tim berjuluk Neroverdi itu juga siap dalam melakukan serangan balik melalui pergerakan Kone, Lauriente, hingga Volpato.

Laga Sassuolo vs Como akan menjadi pertandingan yang menarik.

Akankah Jay Idzes dan kolega mampu menahan intensitas Nico Paz cs tanpa kehilangan kendali? Atau mengatasi tekanan tinggi Como yang dapat menganggu stabilitas permainan mereka.

Menurut laporan media tersebut, indeks PPDA telah memberikan petunjuk terhadap karakter permainan kedua tim, tentang siapa yang akan agresif dalam menyerang dan mode bertahan dalam permainan.

Pandangan Fabregas

Bagi Fabregas, Sassuolo adalah tim yang memainkan sepak bola proaktif dengan pengembangan sepak bola modern saat ini.

"Mereka adalah tim yang memainkan sepak bola proaktif, mereka memainkan sepak bola modern, dan ketika Anda menonton mereka di TV, mereka adalah tim yang Anda sukai," kata Fabregas.

Permainan yang diperagakan oleh anak asuh Grosso bukanlah tipe permainan yang membosankan sehingga membuat penonton dapat menikmatinya.

"Mereka adalah tim yang menyenangkan untuk ditonton," tegasnya.

Hasil pertandingan nanti cukup berpengaruh kepada kedua tim di papan klasemen Liga Italia.

Como berpeluang naik ke zona Liga Champions, sementara Sassuolo akan kembali ke 10 besar jika menang.

Klasemen Liga Italia

 
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
35
Inter Milan
32
24
3
5
75
29
46
75
2
35
Napoli
32
20
6
6
48
31
17
66
3
35
AC Milan
32
18
9
5
47
27
20
63
4
35
Juventus
32
17
9
6
55
29
26
60
5
35
Como
32
16
10
6
56
26
30
58
6
35
Roma
32
18
3
11
45
28
17
57
7
35
Atalanta
32
14
11
7
44
28
16
53
8
35
Bologna
32
14
6
12
42
37
5
48
9
35
Lazio
32
11
11
10
32
30
2
44
10
35
Udinese
32
12
7
13
38
42
-4
43
11
35
Sassuolo
32
12
6
14
39
43
-4
42
12
35
Torino
32
11
6
15
37
54
-17
39
13
35
Genoa
32
9
9
14
38
45
-7
36
14
35
Parma
32
8
12
12
23
40
-17
36
15
35
Fiorentina
32
8
11
13
37
44
-7
35
16
35
Cagliari
32
8
9
15
33
44
-11
33
17
35
Cremonese
32
6
9
17
26
47
-21
27
18
35
Lecce
32
7
6
19
21
45
-24
27
19
35
Verona
32
3
9
20
23
55
-32
18
20
35
Pisa
32
2
12
18
23
58
-35
18
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Lihat selengkapnya →

(Tribunnews.com/Sina)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.