Warga Lubuklinggau Terbaring Sakit di Kamboja, Keluarga Kebingungan Biaya Pemulangan
Yandi Triansyah April 17, 2026 12:27 PM

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU – Jagat media sosial di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel) dihebohkan dengan kabar memilukan mengenai seorang warga setempat yang tengah terbaring sakit di Kamboja. 

Pria tersebut diketahui bernama Rahmat Julijanto, warga Jalan Waringin, Kelurahan Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuklinggau Utara II.

Informasi ini pertama kali menyebar melalui unggahan di Facebook yang menyebutkan Rahmat saat ini dalam perawatan di rumah sakit di bawah pengawasan KBRI Kamboja. 

Namun, yang bersangkutan terkendala biaya untuk kembali ke Indonesia, ditambah lagi seluruh kontak keluarga di ponselnya hilang akibat ter-set ulang.

"Apabila Bapak/Ibu atau rekan-rekan mengenal keluarga dari anak ini, kami sangat mengharapkan bantuannya untuk segera menghubungi saya di nomor +855 977 769 717," tulisnya dalam pesan itu.

Ketua RT 03 Kelurahan Puncak Kemuning, Kopli, membenarkan bahwa Rahmat adalah warganya. 

Namun, pihak lingkungan dan keluarga terkejut mengetahui keberadaannya di Kamboja, karena selama ini ia diketahui bekerja di Jakarta.

"Iya, itu warga kita. Setahu kami dia kerja di Jakarta, bukan Kamboja. Terakhir dia pulang ke Linggau tahun 2023, setelah itu tidak pernah pulang lagi," ungkap Kopli, Jumat (17/4/2026).

Kopli menambahkan, Rahmat merupakan anak yatim piatu yang merantau sejak lulus sekolah sekitar tahun 2020. 

Saat ini, keluarga yang tersisa hanyalah seorang adik yang bekerja di Lubuklinggau.

"Adiknya mengaku sudah dihubungi pihak KBRI. Informasinya, biaya rumah sakit dan pemulangan harus ditanggung keluarga. Masalahnya, mereka ini keluarga tidak mampu dan sekarang bingung harus minta tolong ke siapa," tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kota Lubuklinggau melalui Dinas Sosial menyatakan tengah bergerak melakukan verifikasi. 

Kepala Dinas Sosial Kota Lubuklinggau, Hasan Andria UY, mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang mendalami kasus ini.

"Sekarang tengah kita telusuri kebenaran informasi tersebut untuk langkah selanjutnya," singkat Hasan saat dikonfirmasi.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.