Kecurigaan Ashanty Terbukti, Ayu Si Mantan Karyawan Divonis Bersalah Gelapkan Uang Miliaran
Achmad Maudhody April 17, 2026 12:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Upaya hukum Ashanty membuahkan hasil, Ayu Chairun Nurisa terbukti bersalah di persidangan usai gelapkan uang miliaran.

Perselisihan antara penyanyi Ashanty dengan mantan karyawan kepercayaannya, Ayu Chairun Nurisa mencapai titik akhir.

Usai dilaporkan oleh Ashanty ke pihak kepolisian, Ayu kini terbukti bersalah melakukan penggelapan uang milik istri Anang Hermansyah itu.

Ia divonis bersalah dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (16/4/2026).

Ayu kini dihukum penjara selama 2 tahun akibat perbuatannya.

Meski harus menjalani hukuman, namun pihak Ayu mengaku masih melihat sisi positif dari perkara tersebut.

Vonis 2 tahun itu lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Kuasa hukum Ayu, Stifan Heriyanti bahkan mengapresiasi sikap Ashanty dan Anang Hermansyah. Menurutnya, vonis 2 tahun ini bisa didapatkan karena Ashanty tidak memberikan tekanan besar selama proses hukum berlangsung.

"Vonis bisa sampai 2 tahun tersebut kan nggak terlepas dari peran dari korban (Ashanty) yang mana tidak memberikan tekanan atau tuntutan yang bisa jauh dari ini. Artinya ya cukup bijak lah," ungkap Stifan, dikutip dari Grid.id, Kamis (16/4/2026).

Meski vonis sudah dijatuhkan, kasus ini belum sepenuhnya dianggap selesai. Pihak Ayu menyatakan masih menimbang-nimbang apakah akan menerima putusan tersebut atau mengajukan banding.

"Terkait upaya hukum yang akan kita ambil ke depan kita masih pikir-pikir. Walaupun melewati masa tunggu artinya kita masih pikir-pikir," ujar Stif.

Baca juga: Ditanya 3 Hal Paling Dirindukan Asha Assuncao dari Lokasi Syuting, Nama Arya Saloka Ikut Disebut

Di sisi lain, pihak keluarga Hermansyah berharap hukuman ini bisa menjadi titik balik bagi Ayu untuk memperbaiki diri. Aris menegaskan bahwa pintu maaf selalu terbuka dan hubungan baik diharapkan bisa terjalin kembali suatu saat nanti.

"Yang penting Ayu bisa mengambil hikmah yang berharga ini, dan kita tetap bisa menjalin silaturahmi ke depannya," pungkas Aris.

Pihak Ashanty, yang diwakili oleh manajemennya, Aris Maulana Akbar, menyatakan bahwa mereka menerima apa pun hasil yang diputuskan oleh hakim.

"Terkait keputusan, ya kita kembalikan lagi kepada pemutus ya dalam hal ini Hakim. Pada prinsipnya apapun itu keputusan mungkin ini yang terbaik buat Ayu," kata Aris saat ditemui di Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (16/4/2026).

Diketahui sebelumnya, Ayu Chairun Nurisa dilaporkan oleh Ashanty setelah pihak manajemen PT Hijau Hermansyah Indonesia menemukan adanya aliran dana yang tidak wajar sejak tahun 2023. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 2 miliar. 

VONIS BERSALAH - Mantan karyawan Ashanty, Ayu Chairun Nurisa (tengah) bersama tim kuasa hukumnya di Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu (8/4/2026).
VONIS BERSALAH - Mantan karyawan Ashanty, Ayu Chairun Nurisa (tengah) bersama tim kuasa hukumnya di Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu (8/4/2026). (Grid.id/Devi Agustiana)

Ashanty Tak Kapok Berbisnis

Kasus dugaan penggelapan dana yang menimpa penyanyi Ashanty akhirnya menemui titik terang. Sang pelaku, Ayu Chairun Nurisa telah menerima vonis hukuman penjara 2 tahun.

Di balik musibah yang menimpanya, Ashanty juga tak trauma dalam merekrut karyawan baru untuk mengelola gurita bisnisnya. Hal itu disampaikan oleh perwakilan manajemen Ashanty, Aris Maulana akbar.

"Nggak (trauma). Kita hidup itu harus tetap menatap kedepan lebih baik nggak usah lihat lagi ke belakang," kata Aris ditemui di Pengadilan Negeri Tangerang, dikutip dari Grid.id, Kamis (16/4/2026).

Ashanty menganggap bahwa pengkhianatan yang dilakukan mantan karyawannya itu hanyalah bagian dari ujian dalam berbisnis. Alih-alih menutup diri, istri Anang Hermansyah itu justru menjadikannya bahan evaluasi agar sistem manajemen di perusahaannya semakin kuat.

"Belakang hanya untuk evaluasi kita. Kita tetap maju kedepan lebih baik dan bisa bermanfaat pada orang yang sekitarnya," lanjut Aris.

"Tapi kalau misal kita mikirin ini kan stres sendiri sedangkan kita hidup harus berjalan kedepan nggak usah ke belakang," jelasnya lagi.

Selain itu, Aris juga memastikan bahwa semua bisnis keluarga Hermansyah berjalan seperti biasa tanpa gangguan berarti. Bagi Ashanty, pengkhianatan ini diibaratkan sebagai gangguan kecil dalam perjalanan panjang kesuksesannya.

"Insya Allah nggak (berpengaruh terhadap bisnis). Ya, kan tadi dibilang kan dari awal mungkin kalau kita kembali lagi yang dulu statement-nya Bunda ya dari awal Bunda sudah memaafkan, sudah ikhlas," ungkap Aris.

"Ketika ada kerikil-kerikil kecil itu menjadi evaluasi kita ya kan kedepan supaya kita tidak terjadi kembali hal-hal yang sama," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Grid.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.