TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Warga di kawasan Kelurahan Rimba Sekampung, RT 23, Jalan Anggur, Kota Dumai, sempat dihebohkan dengan penampakan seekor buaya di perairan Sungai Dumai, pada Februari 2026 silam.
Namun keberadaan buaya di Sungai Dumai tersebut tak lagi terlihat beberapa bulan belakangan.
Camat Dumai Kota, Tammy mengaku sejak membuat heboh Warga di kawasan Kelurahan Rimba Sekampung, RT 23, Jalan Anggur buaya tak lagi terlihat di Sungai Dumai
"Berdasarkan keterangan warga di pesisir sungai Dumai tepatnya di Kelurahan Rimba Sekampung, buaya tak pernah lagi terlihat sejak dua bulan kebelakang," katanya, Jumat (17/4/2026)
Meskipun tak terlihat lagi, bukan berarti warga bebas beraktivitas di sungai Dumai tanpa kewaspadaan, mengingat kondisi saat ini banjir rob sudah mulai melanda Kota Dumai.
Tammy mengimbau masyarakat yang bermukim di bantaran Sungai Dumai agar meningkatkan kewaspadaan, terlebih saat ini kondisi banjir rob sedang melanda Kota Dumai sehingga debit dan luapan air sungai meningkat.
"Kami mengingatkan warga untuk berhati-hati, apalagi sekarang sedang banjir rob. Kondisi ini bisa meningkatkan risiko, dan bisa saja buaya sungai Dumai kembali muncul," tegasnya.
Baca juga: BPBD Dumai Ingatkan Warga Waspada Banjir Rob Saat Malam Hari, Berpotensi Muncul Ular dan Buaya
Ia secara khusus meminta para orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya dan melarang mereka bermain di bibir sungai, terlebih melakukan aktivitas berenang yang sangat berbahaya.
Sebagai langkah antisipasi, Tambahnya pihak kecamatan bersama kelurahan telah memasang plang imbauan di sejumlah titik rawan di sekitar lokasi penampakan buaya, yang berisi larangan berenang maupun beraktivitas di kawasan tersebut.
Sementara Adi warga Rimba Sekampung mengaku bahwa penampakan buaya di kawasan Rimba Sekampung memang sudah tak terlihat lagi beberapa bulan terakhir, dan namun warga sekitar tetap waspada jika banjir rob melanda.
"Semarang kan Banjir Rob mulai nih, Kami juga melarang anak anak bermain dibantaran sungai Dumai, apalagi sampai mandi mandi atau berenang, takut nanti ditarik buaya," pungkasnya.
(Tribunpekanbaru.com / Donny Kusuma Putra)