AGH Faried Wadjedy, Ulama Kharismatik Sulsel Jadi Imam Jumat di Masjid Babur Rahmah Sampoang
Abd Rahman April 17, 2026 02:45 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Ulama besar asal Sulawesi Selatan, Anre Gurutta Prof Dr M Faried Wadjedy, menjadi imam salat Jumat di Masjid Baburahma Sampoang, Kelurahan Sinyonyoi, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (17/4/2026).

Kehadiran pimpinan Pondok Pesantren DDI Mangkoso, Barru, itu menjadi keistimewaan tersendiri bagi jamaah dan warga setempat.

Sosok ulama kharismatik yang akrab disapa Anre Gurutta Mangkoso tersebut disambut hangat oleh tokoh masyarakat serta para alumni Ponpes DDI Mangkoso.

Baca juga: FPPI Pimkot Mamuju Soroti Ancaman Industri Ekstraktif di Sulbar: Hentikan Kebijakan Ugal-ugalan!

Baca juga: Program MAMAKU SIGAP Pertamina Patra Niaga Dorong Pengelolaan Sampah dan Peningkatan Ekonomi Warga

Alumni STAI DDI Mangkoso, Amrullah, mengaku bangga atas kehadiran Anre Gurutta yang tidak hanya berkunjung, tetapi juga memimpin langsung salat Jumat.

Ia berharap kunjungan tersebut bukan yang terakhir, mengingat sebelumnya ulama tersebut juga pernah singgah di Sampoang.

"Sebagai anak santri beliau (Anre  Gurutta Prof Dr M Faried Wadjedy) sangat bersyukur dan bangga bisa hadir silturahmi ke masjid kami. Semoga membawa berkah," kata pria disapa Ulla itu.

FOTO BERSAMA AGH
ANRE GURUTTA- Anre Gurutta Prof Dr M Faried Wadjedy berfoto bersama jamaah dan tokoh masyarakat usai memimpin salat Jumat di Masjid Baburahma Sampoang, Mamuju.

Profil Anre Gurutta Prof Dr M Faried Wadjedy 

Anre Gurutta Prof Dr M Faried Wadjedy dikenal luas sebagai salah satu ulama berpengaruh di wilayah Sulawesi.

Perannya tidak hanya dalam dakwah, tetapi juga dalam pengembangan pendidikan Islam dan pembinaan umat.

Ia menempuh pendidikan dasar di SRN Mangkoso (lulus 1955) dan melanjutkan di Pesantren DDI Mangkoso hingga 1966.

Pendidikan tinggi ditempuh di Fakultas Syariah Universitas Islam Addariyah DDI Mangkoso (BA, 1970), kemudian melanjutkan studi S-1 di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir (1980), serta meraih gelar S-2 dari Fakultas Darul Ulum, Cairo University (1984).

Pengabdian panjangnya di dunia pendidikan ditunjukkan dengan memimpin DDI Mangkoso selama lebih dari empat dekade.

Selain itu, ia juga aktif di berbagai organisasi keagamaan, di antaranya menjabat Ketua Umum MUI Kabupaten Barru sejak 1985.

Ketua Dewan Pertimbangan MUI Sulawesi Selatan, serta pernah memimpin Baznas Kabupaten Barru periode 1999–2022.

Pada 2008, ia dianugerahi gelar Profesor (Doctor Honoris Causa) dari Kolej University Insaniah Kedah, Malaysia.

Dalam kiprahnya, Anre Gurutta dikenal aktif berdakwah di berbagai daerah di Sulawesi dan menjadi rujukan masyarakat dalam persoalan keagamaan.

Ia juga berkontribusi dalam pengembangan lembaga pendidikan Islam serta kerap terlibat dalam kegiatan sosial keumatan.

Gaya dakwahnya yang sejuk, menyejukkan, dan mudah dipahami membuatnya diterima luas oleh berbagai kalangan masyarakat.

Selain itu, ia kerap mengangkat isu-isu aktual dalam perspektif keislaman, sehingga pesan yang disampaikan tetap relevan dengan kehidupan sehari-hari.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.