Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Kunjungan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy ke Bengkulu dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur strategis.
Menteri Rachmat Pambudy diagendakan ke Provinsi berjuluk 'Bumi Merah Putih' ini pada 23–24 April 2026 mendatang.
Kunjungan tersebut dinilai sebagai momentum strategis untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Bengkulu, khususnya proyek jalan tol yang selama ini menjadi prioritas daerah.
Sekda Provinsi, Rektor Unib, Kepala Bapperinda, Kadis LHK, Kadis Perindag, Kadis Pariwisata, Kadis Dikbud, Kadis Kominfo, Kadis Perhubungan, Kasat PolPP, Karo Umum dan Protokol, telah membahas persiapan kedatangan Menteri Rachmat Pambudy, di ruang rapat Merah Putih, Jumat (17/4/2026).
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mengatakan pihaknya telah mempersiapkan pemaparan terkait proyek strategis, dengan penekanan pada pembangunan jalan tol.
Pemprov Bengkulu akan mengundang seluruh bupati dan wali kota, termasuk kepala Bappeda, untuk turut menyampaikan usulan proyek strategis dari masing-masing daerah.
Namun, pembangunan jalan tol akan menjadi pembahasan utama karena dinilai memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan konektivitas wilayah.
Baca juga: Ancaman Gempa Megathrust, Bengkulu Fokus pada Peringatan Dini dan Evakuasi
“Jalan tol ini menjadi salah satu yang paling penting untuk kita dorong, karena akan membuka akses dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Bengkulu,” jelas Herwan.
Selain jalan tol, Pemprov juga akan menyampaikan usulan lain seperti kawasan industri dan program strategis daerah. Namun, fokus utama tetap diarahkan pada percepatan infrastruktur konektivitas.
Dukungan dari Bappenas dapat mempercepat realisasi proyek tersebut melalui koordinasi dengan kementerian terkait.
“Kita berharap Bappenas dapat mengoordinasikan dukungan ini dengan kementerian terkait agar pembangunan jalan tol bisa segera direalisasikan,” tambah Herwan.
Sementara itu, Rektor Universitas Bengkulu, Prof. Dr. Indra Cahyadinata, S.P., M.Si., menyatakan pihaknya siap mendukung dari sisi akademik, termasuk kajian terkait urgensi pembangunan jalan tol di Bengkulu.
“Universitas Bengkulu siap memberikan dukungan melalui kajian akademik untuk memperkuat usulan pembangunan jalan tol sebagai kebutuhan strategis daerah,” kata Indra Cahyadinata.
Kehadiran Menteri Bappenas selama dua hari di Bengkulu diharapkan mampu memberikan kepastian arah pembangunan, khususnya dalam percepatan proyek infrastruktur utama.