SRIPOKU.COM, SEKAYU - Kondisi Jalan Desa Mekar Jaya, Kecamatan Jirak
Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mengalami kerusakan parah dan viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir.
Kerusakan jalan dipicu oleh tingginya curah hujan yang terus mengguyur wilayah tersebut, ditambah dengan aktivitas kendaraan berat, khususnya truk pengangkut hasil kebun sawit dengan tonase besar yang melintas setiap hari.
Camat Jirak Jaya, Andi Suharto, mengatakan kondisi jalan memang cukup memprihatinkan dan menjadi perhatian bersama.
Faktor cuaca dan beban kendaraan menjadi penyebab utama kerusakan.
Baca juga: Imbas Jalan Rusak dan Bergelombang, Dua Truk Terguling di Jalintim Palembang-Betung Banyuasin
"Jalan rusak ini disebabkan hujan yang terus turun dan kendaraan berat seperti truk sawit yang mengangkut hasil kebun warga. Jadi jalannya kembali rusak," kata Andi, Jumat (17/4/2026).
Lanjutnya, untuk mengatasi kondisi tersebut pihaknya memerintahkan perangkat desa bersama masyarakat setempat turun langsung melakukan gotong royong perbaikan jalan secara darurat agar tetap bisa dilalui.
"Warga juga membuat jalur alternatif khusus sepeda motor berupa jembatan sederhana agar aktivitas, terutama anak-anak sekolah, tetap berjalan lancar," tambahnya.
Kondisi jalan rusak tersebut menurut Andi bukan tidak dilakukan perbaikan.
Pihak Dinas PUPR Muba dalam beberapa bulan terakhir sudah mensiagakan alat berat di lokasi.
Karena hujan terus, alat berat tidak bisa melakukan perbaikan.
"Tim sudah Dinas PUPR telah beberapa kali turun mengatasi, tapi karena tonase dan hujan belum sampaikan 2 Minggu pengerasan jalan kembali rusak," ungkapnya.
Berdasarkan laporan yang diterima pihaknya, kegiatan gotong royong telah dilakukan sejak awal Maret lalu.
Salah satu titik jalan rusak parah sepanjang kurang lebih 250 meter berhasil diperbaiki secara swadaya oleh warga.
Selain itu, perbaikan juga dilakukan di beberapa titik lain, termasuk di Dusun 7 Desa Mekar Jaya dengan melibatkan masyarakat dan para pemilik usaha kebun sawit.
"Upaya perbaikan masih menghadapi kendala, terutama kondisi cuaca yang terus hujan sehingga alat berat tidak dapat beroperasi maksimal. Perbaikan dilakukan secara gotong royong dengan kemampuan seadanya. Alhamdulillah kondisi jalan sedikit lebih baik meski belum maksimal," ungkapnya.
Pihaknya mengapresiasi kekompakan warga yang tetap berinisiatif memperbaiki jalan secara mandiri demi kelancaran aktivitas sehari-hari.
"Pemkab Muba sudah semaksimal mungkin melakukan perbaikan, jika kondisi tanah sudah benar normal makan akan dilakukan perbaikan menyeluruh," jelasnya.