Wanita ASN Terciduk Selingkuh dengan Oknum Polisi Ternyata PPPK, Digerebek Keluarga di Kontrakan
Rusaidah April 18, 2026 02:03 AM

 

BANGKAPOS.COM – Status wanita iduga Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial AN yang terciduk selingkuh dengan oknum polisi ternyata berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Keduanya digerebek warga di sebuah rumah kontrakan di Perumahan Griya Anjuk Ladang 3 Blok L Nomor 01, Kelurahan Begadung, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Jumat (17/4/2026) sore. 

Sementara diketahui oknum polisi berinisial D tersebut merupakan anggota Polres Nganjuk.

Peristiwa tersebut terjadi setelah keluarga pihak perempuan membuntuti gerak-gerik yang mencurigakan, hingga akhirnya memergoki keduanya berada di dalam rumah tersebut. 

Baca juga: Oknum Polisi dan ASN Digerebek Selingkuh, Mobil Dirusak Warga, Propam Nganjuk Turun Tangan

Berdasarkan pantauan di lokasi, sebuah mobil Honda Jazz bernomor polisi AA 1466 T yang terparkir di depan rumah menjadi sasaran amarah warga.

Keempat ban kendaraan itu dikempiskan, sementara bodi mobil tampak penuh goresan yang diduga akibat benda tumpul maupun benda tajam.

Saat digerebek, kedua terduga tengah berada di dalam rumah kontrakan. 

Sekitar pukul 17.20 WIB, keduanya keluar dari pintu samping rumah dengan dikawal ketat polisi.

Perempuan yang diketahui berinisial AN, yang diduga merupakan PPPK di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Nganjuk, menutupi kepala dan wajahnya dengan handuk berwarna oranye. 

Saat itu ia mengenakan pakaian cokelat.

Sementara itu, si laki-laki yang disebut-sebut sebagai anggota Polres Nganjuk berinisial D, tampak mengenakan baju hijau. 

Keduanya berjalan menunduk di tengah sorakan warga, sebelum masuk ke Mobil Provos Polres Nganjuk.

Respons Propam

Kepala Seksi Profesi dan Pengamanan (Kasi Propam) Polres Nganjuk, AKP Heri Buntoro, saat dikonfirmasi menyatakan pihaknya masih melakukan proses pemeriksaan. 

"Nanti saja, ini masih proses," ujarnya singkat usai mengamankan keduanya, Jumat (17/4/2026).

Saat ditanya mengenai kebenaran status laki-laki tersebut sebagai anggota polisi, Heri belum memberikan kepastian. 

"Belum tahu, belum tahu," ucapnya. 

Baca juga: Rugikan Rp345 Juta, Modus Licik 4 Pengoplos Elpiji Subsidi di Babel, Beroperasi Seminggu 3-4 Kali

Heri pun enggan menyebutkan identitas laki-laki yang digerebek tersebut. 

“Nanti kita kabari,” papar Heri. 

Salah satu keluarga perempuan yang berada di samping Heri bersikeras mengatakan bahwa pria tersebut merupakan anggota Polres Nganjuk.

“Pasti anggota Polres Nganjuk,” ujar salah satu keluarga perempuan yang enggan disebutkan namanya.

Kronologi Kejadian 

Sementara itu, Duka, keluarga dari suami perempuan lainnya, memaparkan kronologi penggerebekan. 

"Kronologi penggembokan ini dia (si perempuan) diikuti dari luar sama adiknya perempuan itu. Diikuti dari jauh, lama-lama terus masuk sini, ditunggu dua-duanya masuk, lama enggak (keluar)," ungkapnya. 

Duka menyebut, keberadaan keduanya di rumah tersebut juga sudah lama menjadi perhatian warga sekitar. 

Menurut Duka, pria yang digerebek diketahui berinisial D dan disebut bertugas di Polres Nganjuk. 

Namun, ia dan keluarganya tidak mengetahui secara pasti pangkat maupun jabatannya.

"Tugasnya di Polres Nganjuk, katanya Polres Nganjuk. Cuma di rumah kontrakannya enggak dikasih tahu kalau itu anggota," bebernya. 

Baca juga: CEK FAKTA Air Kolam Ikan di Sumsel Mendadak Jadi Warna Merah, Penyebab Dibongkar Ketua RT 

Rumah tersebut diketahui merupakan milik seorang pegawai salah satu bank yang disewakan kepada pria tersebut sejak November 2025.

Kecurigaan keluarga, lanjut Duka, sebenarnya telah muncul sejak dua tahun terakhir. 

"Sudah dua tahun yang lalu, sudah bertengkar suami istri. Jadi yang suami itu dapat info dari teman-temannya bahwa istrinya selingkuh, tapi kan enggak ada bukti, hanya foto-foto enggak jelas. Sama adiknya diikuti, terakhir-terakhir ini ketemu mulai hari ini tadi," paparnya.

Penggerebekan dilakukan oleh pihak keluarga dari suami perempuan tersebut, bukan dari kedua belah pihak. 

Aksi warga yang mengempiskan ban mobil disebut terjadi karena kedua terduga tidak kunjung keluar dari dalam rumah saat diminta.

Rangkaian Peristiwa Penggerebekan

Kecurigaan Lama Keluarga

  • Keluarga perempuan (AN) sudah lama mencurigai adanya perselingkuhan, bahkan disebut sejak dua tahun terakhir.
  • Informasi awal diperoleh dari teman-teman suami AN, namun bukti saat itu masih berupa foto-foto yang tidak jelas.

Dibuntuti Keluarga

  • Adik perempuan AN membuntuti gerak-gerik AN yang dianggap mencurigakan.
  • AN terlihat masuk ke rumah kontrakan bersama seorang pria berinisial D.

Penggerebekan di Rumah Kontrakan

  • Lokasi: Perumahan Griya Anjuk Ladang 3 Blok L Nomor 01, Kelurahan Begadung, Kecamatan Nganjuk.
  • Warga dan keluarga menunggu cukup lama karena keduanya tidak keluar.
  • Mobil Honda Jazz AA 1466 T yang terparkir di depan rumah menjadi sasaran amarah warga: ban dikempiskan, bodi penuh goresan.

Keduanya Keluar Rumah

  • Sekitar pukul 17.20 WIB, AN dan D keluar dari pintu samping rumah dengan pengawalan polisi.
  • AN menutupi wajah dengan handuk oranye, mengenakan pakaian cokelat.
  • D mengenakan baju hijau, berjalan menunduk di tengah sorakan warga.
  • Keduanya langsung dibawa masuk ke Mobil Provos Polres Nganjuk.

Respons Propam Polres Nganjuk

  • Kasi Propam AKP Heri Buntoro menyatakan masih dalam proses pemeriksaan.
  • Belum ada kepastian mengenai status D sebagai anggota Polres Nganjuk.
  • Identitas resmi belum diungkap, meski keluarga perempuan bersikeras menyebut D anggota Polres.

Keterangan Keluarga

  • Duka, keluarga dari suami AN, menjelaskan kronologi pembuntutan hingga penggerebekan.
  • Disebutkan rumah kontrakan itu disewa D sejak November 2025.
  • Kecurigaan keluarga semakin kuat setelah AN beberapa kali diikuti dan akhirnya tertangkap basah bersama D.

(Kompas.com/Usman Hadi /Andi Hartik) (TribunMedan.com/Bangkapos.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.