TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan harian katolik, Sabtu 18 April 2026.
Tema renungan harian katolik "Tuhan selalu bersama kita".
Renungan harian katolik untuk hari biasa pekan II Paskah dengan warna liturgi putih.
Bacaan hari Sabtu: Kis 6:1-7; Mzm 33:1-2.4-5.18-19; Yoh 6:16-21 dan BcO Kis 7:44-8:3.
Baca juga: Teks Misa Minggu 19 April 2026 Lengkap Renungan Harian Katolik
Pada masa itu, ketika jumlah murid makin bertambah, timbullah sungut-sungut di antara orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani terhadap orang-orang Ibrani, karena pembagian kepada janda-janda mereka diabaikan dalam pelayanan sehari-hari.
Berhubung dengan itu kedua belas rasul memanggil semua murid berkumpul dan berkata, “Kami tidak merasa puas jika kami melalaikan Firman Allah untuk melayani meja. Karena itu, saudara-saudara, pilihlah tujuh orang dari antaramu, yang terkenal baik, dan yang penuh Roh dan hikmat, supaya kami mengangkat mereka untuk tugas itu, dan supaya kami sendiri dapat memusatkan pikiran dalam doa dan pelayanan Firman.”
Usul itu diterima baik oleh seluruh jemaat, lalu mereka memilih Stefanus, seorang yang penuh iman dan Roh Kudus, serta Filipus, Prokhorus, Nikanor, Timon, Parmenas, dan Nikolaus, seorang penganut agama Yahudi dari Antiokhia. Mereka itu dihadapkan kepada para rasul, lalu para rasul berdoa dan meletakkan tangan di atas mereka.
Firman Allah makin tersebar, dan jumlah murid di Yerusalem makin bertambah banyak; bahkan sejumlah besar imam menyerahkan diri dan percaya.
Mazmur Tanggapan:
Mzm 33:1 Bersorak-sorailah, hai orang-orang benar, dalam TUHAN! Sebab memuji-muji itu layak bagi orang-orang jujur.
Mzm 33:2 Bersyukurlah kepada TUHAN dengan kecapi, bermazmurlah bagi-Nya dengan gambus sepuluh tali!
Mzm 33:4 Sebab firman TUHAN itu benar, segala sesuatu dikerjakan-Nya dengan kesetiaan.
Mzm 33:5 Ia senang kepada keadilan dan hukum; bumi penuh dengan kasih setia TUHAN.
Mzm 33:18 Sesungguhnya, mata TUHAN tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya,
Mzm 33:19 untuk melepaskan jiwa mereka dari pada maut dan memelihara hidup mereka pada masa kelaparan.
Injil katolik: (Yohanes 6:16–21)
Ketika hari sudah mulai malam, murid-murid Yesus pergi ke danau lalu naik ke perahu dan menyeberang ke Kapernaum. Ketika hari sudah gelap, Yesus belum juga datang mendapatkan mereka. Laut bergelora karena angin kencang.
Sesudah mereka mendayung kira-kira dua sampai tiga mil jauhnya, mereka melihat Yesus berjalan di atas air mendekati perahu itu, maka ketakutanlah mereka.
Tetapi Ia berkata kepada mereka, “Aku ini, jangan takut!”
Mereka mau menaikkan Dia ke dalam perahu, dan seketika itu juga perahu itu sampai ke pantai yang mereka tuju.
P: Demikianlah Injil Tuhan
U: Terpujilah Kristus
Renungan Harian Katolik
"Tuhan selalu bersama kita".
Kisah Yesus yang berjalan di atas air dan meredakan badai yang kita dengarkan dalam Injil hari ini meneguhkan iman dan harapan kita dalam peristiwa-peristiwa sulit hidup kita. Dia tidak akan membiarkan kita berjalan sendirian. Dia senantiasa menyertai kita, menganugerahkan kepada kita damai dan sukacita dalam badai hidup kita. Yesus berkata, "Ini Aku, jangan takut." Kisah ini mengajak kita untuk merenungkan beberapa hal. Apakah saat ini ada sesuatu yang sedang membuat kita merasa takut dan cemas? Apakah itu terkait dengan situasi ekonomi yang sulit, atau tekanan-tekanan orang-orang di sekitar kita terkait pekerjaan, panggilan, atau karena sakit yang berkepanjangan, atau peristiwa kehilangan orang-orang yang kita cintai? Apakah kita percaya dan tetap berdoa dalam situasi sulit ini? Percayakah kita bahwa Yesus selalu hadir dalam hidup kita dan membawa damai dalam badai? Dalam situasi sulit sekalipun, semoga iman kita kepada-Nya semakin kuat; kita semakin berusaha untuk mengenali kehadiran Kristus dalam peristiwa-peristiwa hidup kita. Sebab Tuhan tidak akan membiarkan kita sendirian. Dia senantiasa satu perahu dengan kita dan menganugerahi kita kekuatan agar kita mampu untuk terus melangkah. Dalam dan bersama Kristus, selalu ada damai dan sukacita dalam badai.
Ya Tuhan, tolonglah kami untuk percaya bahwa hidup kami berjalan bersama dalam kasih dan kuasa-Mu. Mampukanlah kami untuk tetap melangkah dalam iman, harapan, dan kasih ketika kami menghadapi badai dalam hidup kami. Amin. (Sumber iman katolik.or.id/adiutami.com/kgg).