Harga BBM Non-subsidi di Indonesia Justru Baru Naik Saat Minyak Dunia Turun
Desy Selviany April 18, 2026 02:13 PM

TRIBUNDEPOK-Harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia justru naik saat harga minyak dunia turun sekitar 11 persen pada 17 April 2026.

Harga minyak dunia ini turun setelah Iran membuka Selat Hormuz  untuk semua kapal komersial.

Harga minyak mentah Brent berjangka turun US$10,42, atau 10,48 persen, menjadi US$88,97 per barel pada pukul 12.39 siang waktu AS setelah harganya sempat jatuh ke level terendah sesi di US$86,09.

Dimuat Tribunnews.com, harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS turun US$11,48, atau 12,12 persen, menjadi US$83,21 per barel, setelah menyentuh US$80,56.

Kedua kontrak tersebut diperdagangkan pada level terendah sejak 10 Maret, dan diperkirakan akan mengalami penurunan harian terbesar sejak 8 April.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan Selat Hormuz telah terbuka menyusul kesepakatan gencatan senjata di Lebanon.

“Dengan pasar yang kini dengan cepat mengurangi premi risiko ekstrem yang terbentuk selama dua minggu terakhir, harga minyak mentah kembali bergeser ke arah normalisasi aliran aktual daripada risiko gangguan,” kata analis Gelber & Associates dalam sebuah catatan.

Selat Hormuz  merupakan jalur vital yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia.

Setiap perkembangan di kawasan ini berpotensi memengaruhi perdagangan global dan harga energi.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Iran setuju untuk tidak pernah menutup selat itu lagi.

Harga turun menyusul rencana negosiasi lebih lanjut antara AS dan Iran yang dijadwalkan pekan ini sekaligus meningkatkan harapan investor bahwa perang di Timur Tengah mungkin akan segera berakhir.

Baca juga: Di Tengah Gencatan Senjata, Netanyahu Mengaku Siap Perang Lagi dengan Iran

Menanggapi poin yang menjadi kendala dalam pembicaraan tersebut, Trump mengatakan bahwa Iran  telah menawarkan untuk tidak memiliki senjata nuklir selama lebih dari 20 tahun.

“Kita akan lihat apa yang terjadi. Tapi saya pikir kita sudah sangat dekat untuk mencapai kesepakatan dengan Iran,” kata Trump kepada wartawan di luar Gedung Putih pada 16 April.

Namun demikian diketahui sejumlah jenis bahan bakar non-subsidi di Indonesia naik pada 18 April 2026. 

Kenaikan dialami beberapa jenis BBM non-subsidi milik Pertamina. 

Dexlite tercatat melonjak tajam hingga Rp23.600 per liter, diikuti kenaikan Pertamina Dex dan Pertamax Turbo yang juga naik cukup tinggi.

Penyesuaian harga ini menjadi perhatian publik karena berdampak langsung pada biaya transportasi dan kebutuhan harian masyarakat di berbagai daerah.

Jika dilansir dari laman resmi mypertamina.id, Sabtu (18/4/2026), Dexlite saat ini dijual seharga Rp 23.600/liter atau naik Rp 9.400/liter dibandingkan bulan lalu.

Kemudian untuk Pertamina Dex kini dibanderol Rp 23.900/liter dari yang sebelumnya hanya Rp 14.500/liter.

Sedangkan harga Pertamax Turbo juga naik Rp 6.300/liter menjadi Rp 19.400/liter dari harga sebelumnya Rp 13.100/liter.

Sementara, untuk BBM nonsubsidi jenis Pertamax masih dijual Rp 12.300/liter dan Pertamax Green Rp 12.900/liter, artinya tak ada kenaikan.

Berikut Harga BBM Pertamina Berlaku 18 April 2026;
Pertalite - Rp 10.000/liter
Solar - Rp 6.800/liter
Pertamax - Rp 12.300/liter
Pertamax Green - Rp 12.900/liter
Pertamax Turbo - Rp 19.400/liter
Dexlite - Rp 23.600/liter
Pertamina Dex - Rp 23.900/liter.

(TribunDepok/DES/Tribunnews.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.