Grand Final Proliga 2026 Dipastikan Seru, Ini Empat Finalisnya
muh radlis April 18, 2026 03:10 PM

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi akan menantang Jakarta LavAni Livin' Transmedia pada partai puncak Grand Final Proliga 2026, di GOR Amongrogo, Yogyakarta pekan depan. 


Kepastian sang juara bertahan bertemu LavAni di Yogyakarta itu setelah pada lanjutan laga Final Four di GOR Jatidiri Semarang, Jumat (17/4/2026) mengalahkan Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-20, 27-25, 25-19). 


Tim besutan Reidel Toiran itu hanya tinggal satu laga lagi melawan LavAni pada laga penutup Minggu (19/4/2026) untuk memperebutkan juara putaran kedua. 

Kemenangan ini menegaskan dominasi Bhayangkara Presisi di kancah voli nasional. 

Meski menghadapi perlawanan sengit dari talenta-talenta muda masa depan Indonesia di skuad Garuda Jaya, Bhayangkara mampu menunjukkan kelasnya dalam mengatur tempo permainan di poin-poin krusial.


Pelatih Bhayangkara Presisi, Reidel Toiran menegaskan, meski menang, perjalanan Bhayangkara di laga ini bukan tanpa hambatan.

Diakuinya, Garuda Jaya sempat memberikan tekanan hebat, terutama di set kedua.

Namun, kematangan mental berbicara.

Baca juga: Ulah Bejat Ayah Kandung di Cilacap Terungkap karena Ini, Anak Kandung Disetubuhi Sejak SD


"Saya puas karena tim bermain sesuai instruksi.

Meski sempat ditekan hebat di set kedua, anak-anak tetap tenang dan mampu membalikkan keadaan," ujar Toiran.


Bagi Toiran, tiket final ini adalah langkah awal untuk menuntaskan misi besar: mempertahankan singgasana juara.


Menatap laga pamungkas melawan rival berat, LavAni Livin Transmedia, Toiran mengisyaratkan tidak akan tampil "ngoyo" di sisa laga tak menentukan. Ia berencana melakukan rotasi.


"Tujuan awal kami adalah final. Sekarang saatnya memberikan jam terbang bagi pemain muda untuk menjaga kebugaran pilar utama sebelum bentrok di Grand Final," tambahnya.


Salah satu setter andalan Bhayangkara Presisi, Alvin Daniel mengaku memasang target tinggi untuk mencetak sejarah baru di kompetisi voli kasta tertinggi Indonesia.


"Lega rasanya bisa menang hari ini. Fokus kami sekarang adalah mempertahankan gelar dan menciptakan hattrick juara," tegas Alvin.


Di sektor putri, Jakarta Pertamina Enduro (JPE) memastikan diri sebagai tim kedua yang mengamankan tiket Grand Final Proliga 2026.

Kepastian itu didapat setelah Megawati Hangestri dkk mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan dengan skor 3-0 (25-16, 25-14, 25-16) dalam lanjutan seri ketiga Final Four di GOR Jatidiri, Semarang, Jumat (17/4/2026) malam.


Kemenangan ini membawa JPE menyusul Phonska Plus yang sudah lebih dulu menunggu di partai puncak.

Performa impresif anak asuh Bullent Karsioglu menunjukkan kesiapan mental mereka dalam menghadapi tekanan di seri terakhir Final Four ini.


Usai laga pelatih JPE, Bullent Karsioglu mengakui kalau permainan lambat karena pemain mengalami cuaca panas di lapangan.

"Permainan menjadi lamban karena banyak berkeringat karena cuacanya panas hingga 30 derajat," kata Bullent.


Pelatih asal Turki itu berharap di laga Grand Final nanti cuasa lebih baik.

"Sehingga kita bisa menyusun strategi berbeda dengan di Semarang," katanya. (arl)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.