TRIBUNPADANG.COM, PADANG- PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi di seluruh wilayah Indonesia, terhitung mulai Sabtu, 18 April 2026.
Kenaikan harga ini menyasar produk-produk dengan spesifikasi tinggi, yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Sementara itu, harga BBM subsidi seperti Solar dan Pertalite terpantau tidak mengalami perubahan.
Pantauan TribunPadang.com, Sabtu (18/4/2026) siang di SPBU Pertamina Kayu Gadang, Simpang Kampus, Kelurahan Pasa Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, geliat aktivitas pengisian bahan bakar tetap ramai meski ada kenaikan harga.
Baca juga: Harga BBM Non Subsidi di Padang Naik, Pertamax Turbo dan Dex di Padang Ikut Berubah
Sekitar pukul 14.37 WIB, tidak terlihat adanya antrean kendaraan di jalur pengisian Dexlite maupun Pertamax Turbo.
Suasana di jalur tersebut cenderung lengang dibandingkan jalur lainnya.
Pemandangan kontras justru terlihat di jalur pengisian Solar dan Pertalite.
Antrean panjang kendaraan tampak mengular hingga mendekati pintu masuk SPBU.
Truk-truk besar berbahan bakar solar mendominasi antrean di satu sisi, sementara deretan sepeda motor dan mobil pribadi memenuhi antrean Pertalite.
Beberapa pengendara sepeda motor juga terlihat tetap memilih mengisi Pertamax, meskipun volume antreannya tidak sepanjang jalur Pertalite.
Seorang pengendara, Cacan mengaku sudah mengetahui adanya kenaikan harga tersebut sesaat setelah memasuki area SPBU.
"Saya tahu ada harga naik dari papan informasi di depan tadi. Petugas juga sempat memberi tahu kalau ada penyesuaian harga mulai hari ini," ujar Cacan saat ditemui di lokasi.
Dari papan informasi SPBU Kayu Gadang, tercatat harga Pertamax Turbo kini menyentuh angka Rp 20.250 per liter, sementara Dexlite naik menjadi Rp 24.650 per liter.
Cacan mengaku tidak merasa keberatan secara pribadi karena jenis BBM yang ia gunakan tidak termasuk dalam daftar yang mengalami kenaikan harga.
"Yang terpenting itu jangan Solar yang naik. Kalau Solar sampai naik, kami yang di lapangan ini pusing jadinya karena berdampak ke mana-mana," tambahnya lagi.
Menurut Cacan, jenis BBM yang mengalami kenaikan hari ini jarang digunakan oleh masyarakat umum, melainkan lebih banyak dikonsumsi oleh kalangan kelas atas atau kendaraan plat merah.
Senada dengan Cacan, seorang pengendara motor lainnya bernama Annisa juga merasa lega karena harga Pertamax dan Pertalite tetap stabil.
"Syukurlah Pertamax tidak ikut naik hari ini, apalagi Pertalite. Kalau yang naik cuma tiga jenis itu (Pertamax Turbo, Dexlite, Dex), saya tidak terganggu karena memang tidak memakai itu," jelas Annisa.
Irfan, seorang sopir truk yang sedang mengantre Solar juga mengatakan jangan sampai harga solar yang naik.
Mengisi solar harus melewati antrean yang sangat panjang.
"Solar kalau naik tentu terasa sekali tekanannya ditambah antreannya panjang begini. Kami harap setidaknya stoknya selalu ada," pungkas Irfan.
Mengutip pertaminapatraniaga.com berikut daftar Harga BBM di Sumatera Barat per 18 April 2026
Pertamina Dex Rp24.950
Dexlite Rp24.650
Pertamina Bio Solar Rp6.800
Pertamax Turbo Rp20.250
Pertamax Rp12.900
Pertalite Rp10.00