Program MBG Sulteng Baru Capai 60 Persen, Puluhan Dapur Ditutup Sementara
Regina Goldie April 18, 2026 05:29 PM

Laporan Wartwan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Tengah baru mencapai sekitar 60 persen cakupan wilayah.

Desa-desa yang paling membutuhkan justru belum tersentuh secara optimal.

Baru-baru ini saja, sebanyak 51 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ditutup sementara karena belum memenuhi standar sanitasi. 

Puluhan dapur tersebut belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) maupun Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Penutupan ini tertuang dalam surat Badan Gizi Nasional (BGN) nomor 1223/D.TWSW/03/2026, yang ditandatangani Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III, Rudi Setiawan, pada 31 Maret 2026.

Baca juga: Wagub Reny Lamadjido Dorong GAPEMBI Sulteng Awasi Program MBG Secara Ketat

SPPG yang ditutup diminta segera melengkapi persyaratan, meski tidak ada tenggat waktu resmi untuk perbaikan.

Ketua DPW GAPEMBI Sulteng, Zaenal Abidin Ishak, menilai distribusi MBG masih timpang, lebih banyak berjalan di perkotaan.

Ia menekankan perlunya penguatan koordinasi antarstruktur, mulai dari KPPG hingga koordinator wilayah, agar dapur MBG dapat merata.

Sementara itu, Ketua Umum DPP GAPEMBI, Alven Stony, menyoroti beban pelaku usaha yang harus menanggung biaya operasional sejak awal, bahkan hingga berutang, dan modal mereka belum kembali.

“Publik sering salah paham, mengira program ini menguntungkan, padahal banyak mitra masih berjuang menjaga operasional,” ujarnya.

Baca juga: Tiga Desa di Banggai Laut Diterjang Banjir Rob

Wakil Gubernur Sulteng, Reny A. Lamadjido, memastikan dukungan penuh pemerintah daerah.

Ia menekankan pentingnya MBG untuk kesehatan dan daya belajar anak-anak, meski program ini berdampak pada harga bahan pokok akibat lonjakan permintaan.

“Kalau ada masalah, kita selesaikan bersama. Jangan sampai jadi polemik,” tegasnya.

Hingga April 2026, ada 203 dapur SPPG di Sulawesi Tengah.

Namun karena penutupan sementara, 152 SPPG aktif menyalurkan makanan kepada peserta didik, ibu hamil, dan balita, dengan pengawasan ketat Badan Gizi Nasional (BGN) di Sulawesi Tengah hingga saat ini. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.