BANGKAPOS.COM--Berdoa setelah menunaikan salat menjadi salah satu amalan yang dianjurkan dalam ajaran Islam.
Selain sebagai bentuk ibadah, doa juga diyakini mampu menghadirkan ketenangan batin, memperkuat keimanan, serta menjadi sarana seorang Muslim untuk memohon pertolongan kepada Allah SWT dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
Dalam praktiknya, umat Islam tidak hanya dianjurkan memohon kemudahan, tetapi juga meminta kesabaran serta kesehatan lahir dan batin.
Kedua hal tersebut dinilai menjadi kunci penting dalam menjalani kehidupan, terutama saat menghadapi cobaan yang datang silih berganti.
Kesabaran memungkinkan seseorang tetap teguh dan tidak mudah goyah dalam menghadapi ujian, sementara kesehatan lahir dan batin menjadi penopang utama agar aktivitas sehari-hari, termasuk ibadah, dapat dilakukan secara maksimal.
Berikut sejumlah doa yang dianjurkan untuk diamalkan secara rutin, lengkap dengan bacaan Arab, latin, dan arti:
Arab:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ تَعْجِيلَ عَافِيَتِكَ وَالصَّبْرَ عَلَى بَلَائِكَ وَالْخُرُوجَ مِنَ الدُّنْيَا إِلَى رَحْمَتِكَ
Latin:
Alloohumma innii as’aluka ta’jiila ‘aafiyatika washobron ‘alaa balaaiyka wakhuruujam minad-dunyaa ilaa rohmatika.
Artinya:
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu keselamatan, kesabaran dalam menghadapi cobaan, dan akhir kehidupan yang penuh rahmat.”
Arab:
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
Latin:
Robbanaa laa tuzigh quluubanaa ba’da idz hadaitanaa wa hablanaa milladunka rohmatann innaka antal wahhaab.
Artinya:
“Ya Tuhan kami, jangan Engkau palingkan hati kami setelah diberi petunjuk, dan anugerahkan rahmat dari sisi-Mu.”
Arab:
رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا
Latin:
Robbanaa afrigh ‘alainaa shobron wa tsabbit aqdaamanaa.
Artinya:
“Ya Tuhan kami, limpahkan kesabaran dan teguhkan langkah kami.”
Arab:
اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَدَنِي
اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي سَمْعِي
اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَصَرِي
Latin:
Allahumma ‘aafinii fii badanii, allaahumma ‘aafinii fii sam’ii, allaahumma ‘aafinii fii basharii.
Artinya:
“Ya Allah, sehatkanlah tubuh, pendengaran, dan penglihatanku.”
Latin:
Allahumma inni audzubika minal hammi wal huzni wal ‘ajzi wal kasali wal bukhli wal jubni wa dhola’id daini wa gholabatir rijaal.
Artinya:
“Ya Allah, aku berlindung dari kegelisahan, kesedihan, kelemahan, kemalasan, sifat kikir, pengecut, lilitan utang, dan tekanan manusia.”
Mengamalkan doa-doa tersebut secara rutin, khususnya setelah salat, diyakini dapat menjadi kekuatan spiritual bagi seorang Muslim.
Melalui doa, manusia diajarkan untuk berserah diri, tetap berharap, serta menjaga keyakinan bahwa setiap ujian akan disertai dengan jalan keluar dari Allah SWT.(*)
(Bangkapos.com/Zulkodri)