BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Bupati Tabalong HM Noor Rifani menegaskan Gerakan Pramuka punya peran strategis membentuk karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, dan berjiwa pemimpin.
Hal itu disampaikan saat menutup Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) Gerakan Pramuka Kabupaten Tabalong, Sabtu (18/4/2026) di Balai Rakyat H Dandung Suchrowardi.
Menurutnya, Gerakan Pramuka juga harus terus memperkuat pembinaan, meningkatkan kualitas program, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
"Di era kepemimpinan kami, pembangunan sumber daya manusia sangat kami perhatikan. Pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan jadi fokus utama," kata Bupati yang akrab disapa H Fani itu.
Baca juga: Tikam Korban Pakai Pisau, Pelaku Penganiayaan di Parkiran Pasar Tanjung Tabalong Dibekuk Polisi
Ia menambahkan, Gerakan Pramuka turut berperan penting dalam membentuk karakter generasi muda di Tabalong agar dapat berdaya saing.
Pramuka merupakan salah satu yang menjadi penempa bagi anak-anak Tabalong dalam pembentukan karakter.
Sementara itu terkait muscablub, Bupati menilai penting untuk menjaga keberlangsungan organisasi, memperkuat konsolidasi serta memastikan kepemimpinan dan arah Gerakan Pramuka tetap berjalan baik.
Ketua Mabicab Tabalong ini, berharap semua keputusan yang dihasilkan benar-benar dilandasi semangat kebersamaan, musyawarah mufakat, dan kepentingan organisasi.
"Saya juga ingatkan agar Pramuka terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan semua pihak," ujar H Fani.
Muscablub digelar Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Tabalong, Sabtu (18/4/2026) di Balai Rakyat H Dandung Suchrowardi, Kompleks Pendopo Bersinar.
Dalam muscablub ini, Hj Desi Suryanti ditetapkan sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Tabalong masa bakti 2025-2030.
Baca juga: Beredar Data Kemendikdasmen Temukan 34 Sekolah Lakukan Pelanggaran Saat TKA SMP, Dua di Tabalong
Hj Desi menggantikan Habib Muhammad Taufani Alkaf yang mengundurkan diri karena menjabat ketua partai politik. Habib Taufani yang juga Wakil Bupati Tabalong mundur pada Jumat (10/4/2026).
Sesuai aturan, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka tidak boleh dijabat pimpinan partai politik.
(banjarmasinpost.co.id/donyusman)