TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA — Laga pekan ke-25 Championship Liga 2 antara Persipura Jayapura dan PSIS Semarang di Stadion Lukas Enembe, Papua, Sabtu (18/4/2026), menyuguhkan drama di paruh pertama.
Sempat kehilangan momentum akibat kegagalan eksekusi penalti, skuat Mutiara Hitam akhirnya berhasil menutup babak pertama dengan keunggulan tipis 1-0 melalui gol di masa tambahan waktu.
Sejak peluit sepak mula dibunyikan, Persipura yang tampil di depan publik sendiri langsung mengambil inisiatif serangan.
Dominasi tuan rumah terlihat jelas melalui pergerakan lincah Ramai Rumakiek dan kolega yang berulang kali merepotkan barisan pertahanan Laskar Mahesa Jenar.
Baca juga: Taklukkan PSIS Semarang 3-1, Persipura Jayapura Rebut Puncak Klasemen Championship
Namun, rapatnya barisan belakang tim tamu sempat membuat sejumlah peluang jarak jauh Persipura mentah di tangan penjaga gawang.
Titik Balik dan Drama VAR
Pertandingan mencapai titik didih saat wasit menghentikan laga untuk meninjau Video Assistant Referee (VAR) terkait dugaan pelanggaran di dalam kotak penalti PSIS.
Keputusan wasit yang menunjuk titik putih disambut gemuruh ribuan pendukung tuan rumah.
Ramai Rumakiek yang maju sebagai algojo membawa ekspektasi besar untuk memecah kebuntuan.
Namun, sepakannya yang terbaca oleh kiper PSIS Semarang, Adi Satryo, gagal bersarang di jaring gawang.
Kegagalan ini sempat mengubah arah permainan.
Persipura tampak kehilangan ritme dan kendali emosi, sementara PSIS mulai berani keluar menyerang guna memanfaatkan momentum tersebut.
Ketajaman Kelly Sroyer
Meskipun sempat goyah, anak asuh Rahmad Darmawan perlahan kembali menemukan bentuk permainan mereka di penghujung babak.
Peluang dari Beto Goncalves dan Williams Lugo menunjukkan tekad tuan rumah untuk tetap mengamankan poin penuh di kandang.
Upaya tersebut membuahkan hasil saat laga memasuki masa tambahan waktu lima menit.
Baca juga: Babak Pertama: Gol Kelly Sroyer di Masa Ingar-bingar Bawa Persipura Ungguli PSIS Semarang
Berawal dari kemelut di area terlarang, Jeam Kelly Sroyer dengan jeli menyambar bola liar.
Tendangan kerasnya tidak mampu dihalau kiper lawan, sekaligus mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Gol di masa injury time tersebut tidak hanya memberikan keunggulan angka, tetapi juga menjadi suntikan moral krusial bagi Persipura sebelum memasuki ruang ganti.
Hingga turun minum, skor 1-0 tetap bertahan bagi keunggulan tuan rumah, memberikan modal penting bagi Mutiara Hitam untuk mengamankan posisi puncak klasemen. (*)