TRIBUNPEKABARU.COM, PEKANBARU - Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti acara tepuk tepung tawar bagi pegawai BRK Syariah yang akan menunaikan ibadah haji tahun 2026.
Kegiatan ini digelar di Ballroom Menara Dang Merdu BRK Syariah pada Rabu sore (15/4/2026), sebagai bentuk doa dan dukungan bagi 12 pegawai yang mendapat panggilan ke Tanah Suci.
Acara berlangsung khidmat namun tetap hangat, diawali dengan penampilan marawis yang membawakan lagu-lagu religi, menambah nuansa spiritual dalam prosesi pelepasan.
Momen ini juga semakin menyentuh dengan penayangan video perjalanan ibadah haji para pegawai dari masa ke masa.
Pelaksana Tugas Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus, dalam sambutannya menyampaikan rasa haru dan bangga atas keberangkatan para pegawai yang terpilih.
“Ini bukan sekadar perjalanan melintasi benua, tetapi memenuhi panggilan suci Allah SWT. Tidak semua orang mendapatkan kesempatan ini, sehingga patut kita syukuri bersama. Kami bangga dan turut merasakan kebahagiaan ini,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa manajemen telah memastikan kesiapan operasional kantor selama para pegawai menjalankan ibadah haji, sehingga para jamaah dapat beribadah dengan tenang tanpa memikirkan pekerjaan yang ditinggalkan.
Dalam kesempatan tersebut, Helwin Yunus turut menyampaikan permohonan maaf mewakili manajemen kepada para pegawai yang berangkat haji, serta menitipkan doa agar para jamaah diberikan kelancaran, kesehatan, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.
“Mohon doakan juga untuk kemajuan perusahaan dan seluruh rekan kerja di tanah air. Semoga keberangkatan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” tambahnya.
Acara juga diisi dengan tausiah oleh seorang ustaz yang mengingatkan pentingnya meluruskan akidah dan mengikhlaskan ibadah.
Dalam ceramahnya, ia turut membagikan kisah-kisah inspiratif jamaah haji di Mekkah, yang semakin memperdalam makna spiritual perjalanan ibadah tersebut.
Prosesi inti tepuk tepung tawar menjadi puncak acara, yang diawali oleh Helwin Yunus didampingi Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko, Fajar Restu Febriansyah.
Prosesi berlangsung dengan iringan sholawat, menciptakan suasana sakral dan penuh doa.
Melalui kegiatan ini, BRK Syariah tidak hanya melepas para pegawainya untuk beribadah, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan spiritualitas di lingkungan kerja.
Diharapkan, para jamaah yang berangkat dapat menjadi teladan serta membawa energi positif sepulangnya ke tanah air.
Tentang BRK Syariah
BRK Syariah adalah PT Bank Pembangunan Daerah Riau dan Kepulauan Riau Syariah (Perseroda), yang sebelumnya dikenal sebagai Bank Riau Kepri. Bank ini telah resmi bertransformasi dari bank konvensional menjadi bank umum syariah pada tahun 2022.
Sejarah dan Transformasi
Sebelumnya, Bank Riau Kepri beroperasi dengan dua unit usaha, yaitu konvensional dan syariah. Pada tanggal 25 Agustus 2022, bank ini secara resmi dikonversi menjadi bank umum syariah dan diresmikan oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Konversi ini dianggap sebagai capaian signifikan dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.
Operasional dan Jangkauan
BRK Syariah beroperasi di berbagai wilayah Riau, Kepulauan Riau, serta memiliki cabang di luar daerah seperti Jakarta. Bank ini memiliki tagline "Berkah untuk Semua".
Identitas Visual
Logo baru BRK Syariah dirancang dengan ciri khas Melayu, menampilkan filosofi Tanjak/Tengkolok dan Perahu Lancang Kuning, serta penambahan warna hijau yang melengkapi identitas Melayu dan perbankan syariah. BRK Syariah juga aktif di media sosial, dengan akun Instagram @bank_brksyariah yang memiliki ribuan pengikut.
( Tribunpekanbaru.com / Adv )