Korban Jiwa Kebakaran Rumah di Jombang Bertambah Jadi 2 Orang, Keduanya Pekerja Rumah Tangga
Sudarma Adi April 19, 2026 12:14 AM

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Anggit Pujie Widodo

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Jumlah korban meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran rumah di Jalan Adityawarman No. 87, Kelurahan Kaliwungu, Kecamatan Jombang, bertambah menjadi dua orang.

Korban terbaru, Sri Indah (33), meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Jombang.

Kapolsek Jombang AKP Edy Widoyono menjelaskan, Sri Indah mengembuskan napas terakhir pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Baca juga: Rumah di Jombang Terbakar Saat Penghuni Tidur, 1 Tewas dan 1 Kritis

Korban Meninggal Setelah Perawatan Intensif

Sebelumnya, korban dalam kondisi kritis akibat paparan asap tebal saat kejadian.

"Korban atas nama Sri Indah yang sebelumnya dirawat dalam kondisi kritis, dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit," ucapnya saat dikonfirmasi Trinunjatim.com.

Sebelum itu, satu korban lain, Maya (23), yang juga bekerja sebagai asisten rumah tangga, lebih dulu dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Dengan demikian, kedua korban tewas merupakan pekerja yang berada di dalam rumah saat kebakaran berlangsung.

Jenazah Sri Indah telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Dusun Bendungrejo, Desa Jogoroto, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Jumat malam (17/4/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Api diduga berasal dari korsleting listrik pada perangkat pendingin ruangan (AC) di bagian tengah rumah milik Tomi Yulianto.

Baca juga: Mitigasi Dampak dari El Nino, BPBD Jombang Perketat Antisipasi Karhutla Lewat Surat Edaran

Saat kebakaran terjadi, kondisi rumah dalam keadaan tertutup, sehingga menyulitkan proses evakuasi.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi sekitar pukul 00.00 WIB harus membuka akses masuk secara paksa untuk menjangkau sumber api dan menyelamatkan penghuni.

Supervisor Pusdalops BPBD Jombang, Stevie Maria, mengungkapkan bahwa saat kejadian terdapat tujuh orang di dalam rumah.

"Lima orang berhasil diselamatkan, sementara dua lainnya menjadi korban," katanya saat dikonfirmasi terpisah.

Api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 00.30 WIB setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara mengarah pada gangguan instalasi listrik pada perangkat AC.

Akibat kejadian tersebut, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta. Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik dan penggunaan peralatan elektronik berdaya tinggi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.