KESAL Dituduh Lakukan Pelecehan ke Sesama Jenis, Ustaz Solmed Laporkan 10 Akun Medsos
Tommy Simatupang April 19, 2026 01:27 AM

TRIBUN-MEDAN.com - Ustaz Sholeh Mahmoed atau akrab disapa Ustaz Solmed melaporkan akun medsos yang menuduhnya melakukan pelecehan. 

Ia melaporkan sedikitnya 10 akun medsos itu ke Polda Metro Jaya atas kasus pencemaran nama baik. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto menjelaskan, sejumlah akun sosial media yang dilaporkan tengah diselidiki oleh penyidik.

“Iya lebih dari 10 akun sosial media, makanya nanti kami dalami. Sosmed di TikTok, Instagram, YouTube, dan lain-lain,” jelasnya, Sabtu (18/4/2026).

Bhudi menerangkan, Ustaz Solmed membawa sejumlah bukti dugaan pencemaran nama baik yang dibuat oleh akun sosial media.

Akun sosial media tersebut dicapture di lembaran kertas dan diserahkan saat membuat laporan ke Polda Metro Jaya.

"Ini makanya nanti akan kami dalami pada saat proses penyelidikan maupun penyidikan ya. Nanti kami akan panggil untuk klarifikasi," imbuhnya.

Latar Belakang Kasus 

Sebagai informasi, Ustaz Solmed melaporkan akun sosial media karena menuduh dirinya lakukan pelecehan seksual sesama jenis.

Merasa nama baiknya telah dicemarkan, akun sosial media yang menuding dirinya dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

Tidak hanya itu, Ustaz Solmed juga dituduh video call dengan wanita lain di tengah istrinya mengandung atau hamil besar. 

Kuasa hukumnya, Afrian Bondjol, mengungkapkan bahwa informasi hoaks tersebut telah menyebar luas dan berdampak hingga ke lingkungan keluarga kliennya.

"Jadi sudah ke mana-mana, jadi tidak hanya nama baik klien kami, tapi nama keluarga ya. Jadi beliau punya keluarga, punya anak dan istri, sudah cukup-cukup mengganggu ya," jelas Afrian di Polda Metro Jaya, Jumat (17/4/2026).

 Secara mental maupun reputasi, Ustaz Solmed mengaku dirugikan.

Ia menyebut orang-orang di sekitarnya turut mempertanyakan isu tersebut dan merasa khawatir.

"Ya kita bicara soal nama saja kan itu sudah sangat-sangat dirugikan ya. Orang bertanya saja kan kasihan, bahwa fitnah yang menyebar itu membuat orang merasa terganggu juga kan," tuturnya.

Tak hanya berdampak pada kehidupan pribadi, isu ini juga memengaruhi aktivitas pekerjaannya.

Afrian mengonfirmasi adanya pembatalan jadwal ceramah yang nantinya akan dijadikan bukti kerugian materi.

"Ya tentu nanti ini akan menjadi pokok materi yang bakalan kita sampaikan ke teman-teman penyidik ya," jawab Afrian.

Istri Beri Dukungan

Langkah hukum yang ditempuh Ustaz Solmed mendapat dukungan dari pihak keluarga, termasuk sang istri, April Jasmine.

"Ya (istri) men-support sayalah tentunya sebagai suami."

Kasus ini bermula dari beredarnya narasi di media sosial yang mengaitkan Ustaz Solmed dengan sosok SAM, yang disebut sebagai terduga pelaku pelecehan seksual sesama jenis.

Akibat kabar tersebut, Ustaz Solmed menerima berbagai hujatan yang dinilai telah merusak citranya sebagai seorang pendakwah.

Ia pun akhirnya melaporkan sejumlah akun media sosial atas dugaan pencemaran nama baik. Laporan tersebut tercatat dengan nomor STTLP/B/2687/IV/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA pada Jumat, 17 April 2026.

(*/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.