SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Proyek pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kuala Raja, Kecamatan Kuala, Bireuen, yang dibangun September 2025 dengan anggaran Rp 14 miliar rampung dikerjakan.
Proyek ini merupakan bagian dari program nasional Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui pembangunan infrastruktur terpadu. Setelah diserahterimakan nantinya akan dikelola oleh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Syariah Kuala Raja.
Hal tersebut disampaikan Sekdes Kuala Raja, Jufrizal didampingi Kadis Pangan, Kelautan dan Perikanan Bireuen, Ir M Jafar MM kepada Serambi, Sabtu (18/4/2026).
Dijelaskannya, KNMP di Kuala Raja induknya Koperasi Merah Putih yang diketuai Nasrol Usman SPd bersama pengurus lengkap didukung segenap lapisan masyarakat. Dalam pengelolaan ada unit bidang, nelayan dan warga menjadi anggota koperasi melalui manajemen. Bahkan, kini sudah dibangun kantor di komplek KNMP Kuala Raja.
Jufrizal mengatakan, pengelolaan sudah mulai bergerak secara perlahan-lahan. Di mana, pelatihan bagi pengurus koperasi sudah dilakukan dan terus dilakukan melalui zoom.
Sebagaimana diketahui, KNMP di Kuala Raja dibangun dengan anggaran mencapai Rp 14 miliar lebih bersumber dari pemerintah pusat. Proyek ini diharapkan mampu mentransformasi kawasan pesisir yang sebelumnya kumuh menjadi pusat kegiatan ekonomi maritim, dan wisata yang modern.
Pantauan dii lokasi proyek menunjukkan, bahwa berbagai bangunan sudah selesai dikerjakan. Proyek KNMP mencakup pembangunan 21 jenis bangunan yang dirancang untuk mendukung aktivitas nelayan, dan masyarakat pesisir.
Di pintu masuk terdapat gerbang yang sudah selesai dikerjakan, kemudian terlihat jelas bangunan lainnya mulai tempat sandaran boat (regimen), fisik pelabuhan, jalan akses menuju kios, dan warung kuliner sudah selesai.
Selain itu, bangunan pabrik es dan cold storage, gudang penyimpanan hasil laut, mushalla, ruang pertemuan nelayan dan tiga toilet sudah rampung dan dicat putih serta 18 kios kuliner juga sudah mulai digunakan.
Kepala Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan Bireuen, Ir M.Jafar MM kepada Serambi, mengatakan, pembangunan fisik KNMP sejak beberapa waktu lalu sudah selesai 100 persen. Saat ini menunggu Provisional Hand Over (PHO) atau proses penyerahan sementara hasil pekerjaan dari kontraktor kepada pemilik proyek.
Walaupun belum dilakukan PHO, katanya, karena bangunan sudah selesai. Kini mulai dimanfaatkan nelayan, warga serta kebutuhan masyarakat sudah dilakukan pinjam pakai, terutama bangunan yang diperuntukkan untuk wisata kuliner. Bangunan kuliner berupa kios sejak lebaran kemarin sudahberfungsi.
Selain itu, ada beberapa hal kecil yang terus diperhatikan dan harus disempurnakan. Dalam kompleks tersebut, ada satu bangunan berupa SPBU belum selesai. “Itu bangunan pihak ketiga dan sedang dikerjakan, sedangkan lainnya sudah selesai,” ujarnya.
Langkah ini bertujuan menciptakan lingkungan yang nyaman, bersih, dan menarik bagi masyarakat serta wisatawan yang berkunjung ke kawasan pesisir Kuala Raja. Dengan selesainya proyek KNMP, pemerintah berharap dapat menciptakan ekosistem ekonomi maritim yang berkelanjutan.(yus)
Infrastruktur yang dibangun akan menjadi fondasi bagi peningkatan pendapatan nelayan. Kecuali itu, pengembangan usaha kuliner dan perikanan, serta mendorong sektor pariwisata lokal.
Transformasi kawasan ini juga menjadi simbol komitmen pemerintah dalam membangun desa pesisir yang mandiri dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional.
Target pertama, meningkatkan pendapatan nelayan dan masyarakat sekitar dari berkembangnya kawasan tersebut seperti di Biak, Provinsi Papua. Diperkirakan nantinya, pendapatan nelayan di Kecamatan Kuala Raja, Bireuen, akan meningkat dan menyerap tenaga kerja.(yus)