TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Ikatan Mahasiswa Supiori menggelar Musyawarah Organisasi (Musorma) ke-VI di kantor partai politik di Manokwari, Papua Barat, Sabtu (18/4/2026).
Musyawarah itu secara resmi dibuka oleh Penasehat organisasi, Yolanda Manufandu dan dihadiri oleh perwakilan orang tua, pembina, penasehat organisasi, serta seluruh anggota Ikatan Mahasiswa Supiori yang berada di Manokwari.
Penanggung jawab kegiatan sekaligus senior Ikatan Mahasiswa Supiori, Aristoteles Wambrauw, mengatakan bahwa Musorma VI ini menjadi momentum penting dalam mengevaluasi program kerja serta laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2024-2026.
Baca juga: Protes Penundaan Kompensasi Genting Oil, Marga Simuna Palang Akses Jalan di Distrik Sumuri
“Selain evaluasi, kegiatan ini juga merupakan bagian dari proses pengkaderan organisasi," ujarnya.
Disebutkannya, kepemimpinan sebelumnya sudah berakhir, sehingga diperlukan kader baru untuk melanjutkan roda organisasi.
Ia menambahkan, melalui forum Musorma ini juga akan dilakukan pemilihan ketua dan penyusunan struktur kepengurusan yang baru, guna memperkuat eksistensi organisasi ke depan.
Sementara itu, penasehat organisasi, Yolanda Manufandu menyampaikan harapannya agar seluruh rangkaian musyawarah dapat berjalan dengan baik sesuai dengan aturan organisasi yang berlaku.
“Semoga musyawarah ini berjalan lancar hingga terpilih ketua baru yang mampu menjadi ujung tombak mahasiswa Supiori dalam membangun karakter, terutama di lingkungan kampus,” katanya.
Baca juga: Pertamina Umumkan Penyesuaian Harga BBM Non-Subsidi di Fakfak, Ini Rinciannya
Menurutnya, ketua terpilih nantinya juga diharapkan mampu merancang berbagai program dan kegiatan positif yang dapat menunjang masa depan anggota organisasi.
Ia juga menekankan pentingnya peran Ikatan Mahasiswa Supiori tidak hanya sebatas wadah internal mahasiswa, tetapi juga sebagai mitra strategis, baik di lingkungan kampus maupun dalam pemerintahan.
“Mahasiswa Supiori yang datang ke Manokwari tidak hanya untuk menempuh pendidikan, tetapi juga harus mampu bersinergi dengan berbagai organisasi serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ungkapnya.
Ia berharap pengurus yang terpilih nantinya mampu memperluas jaringan organisasi dengan merangkul mahasiswa dari berbagai kampus di Manokwari, baik perguruan tinggi negeri maupun swasta.
Ikatan Mahasiswa Supiori diharapkan dapat menjadi wadah yang aktif, inklusif, serta mampu melahirkan generasi muda yang berperan sebagai agen perubahan.
“Harapannya, mahasiswa Supiori yang tergabung dalam organisasi ini tidak hanya aktif selama di perantauan, tetapi juga mampu kembali ke daerah asal dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di Supiori,” tutupnya. (*)