Daftar Nama 10 Imam Katolik yang Ditahbiskan Uskup Manado Mgr Estefanus Rolly Untu
Indry Panigoro April 19, 2026 11:22 AM

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Uskup Manado, Mgr Estefanus Rolly Untu MSC, secara resmi menahbiskan sepuluh imam Katolik dalam sebuah perayaan iman yang berlangsung khidmat.

Prosesi tahbisan digelar di Gereja Hati Tersuci Maria Katedral Manado, yang berlokasi di Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Titiwungen, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Sabtu (18/4/2026).

Perayaan Ekaristi tahbisan dimulai pukul 09.00 WITA.

Dalam tradisi Gereja Katolik, Ekaristi merupakan puncak sekaligus pusat kehidupan iman umat Kristiani. Perayaan ini menjadi ungkapan syukur atas misteri wafat dan kebangkitan Yesus Kristus.

Ekaristi, yang juga dikenal sebagai Misa Kudus, menghadirkan Tubuh dan Darah Kristus dalam rupa roti dan anggur yang telah dikonsekrasi, menjadi tanda persekutuan mendalam antara umat dan Tuhan.

Momentum tahbisan ini membawa kebahagiaan besar, tidak hanya bagi keluarga para imam baru, tetapi juga seluruh umat yang hadir.

Ribuan umat memadati lokasi perayaan.

Kapasitas Gereja Katedral tidak mampu menampung seluruh hadirin, sehingga tenda-tenda yang disiapkan di halaman gereja pun dipenuhi umat.

Sebagian umat mengikuti jalannya prosesi melalui layar proyektor yang disediakan di area luar gereja.

Bagi umat Katolik, tahbisan imam selalu menjadi momen penuh syukur. Kali ini, perayaan terasa semakin istimewa, khususnya bagi umat di Keroit, Motoling Barat, Kabupaten Minahasa Selatan.

Pasalnya, dua putra daerah Keroit, Frater Michael Kewo dan Frater Jecklin Mononimbar ikut menerima tahbisan sebagai imam.

"Torang sangat bersyukur. Ini dinanti-nantikan selama bertahun-tahun. Tidak hanya umat Katolik, semua warga Keroit bersukacita," kata Edy, umat asal Keroit. 

Berikut daftar Imam yang ditahbiskan Uskup Manado: 

1. Pastor Frederic Leonardo Ze Pr (Paroki S. M. Bunda Penolong Abadi Beteleme, Sulteng). 

2. Pastor Marcelino Ronaldo Pr (Paroki Hati Kudus Yesus Tanawangko, Minahasa, Sulut

3. Pastor Michael Mefri Kewo Pr (Paroki Hati Kudus Yesus Keroit, Minsel, Sulut)

4. Pastor Jecklin Carol Mononimbar Pr (Paroki Hati Kudus Yesus Keroit, Minsel, Sulut)

5. Pastor Besto Dionesius Pasalin Pr (Paroki Santo Clemens Kolaka, Sulteng) 

6. Pastor Wandelinus Gleko Pr (Quasi Paroki Benedictus Abas Latundu, Sulteng). 

7. Pastor Christiano Mandagi Pr (Paroki SP Maria Ratu Rosari Sinisir, Minsel, Sulut) 

8. Pastor Jenner Bernardus Senduk MSC (Paroki Bunda Hati Kudus Woloan, Tomohon, Sulut) 

9. Pastor Yofalandus Lintong Tas MSC (Paroki St Thomas Modo Buol, Sulteng) 

10. Pastor Yohanes Jeng MSC (Paroki St Thomas Modo Buol, Sulteng) 

Upacara pentahbisan diawali pengucapan janji setia para diakon kepada Allah, gereja, uskup dan tarekat. Janji diucapkan di hadapan uskup. Sambil berlutut, tangan terkatup di depan dada. 

Setelah pengucapan janji, para diakon rebah telungkup menghadap lantai. Simbol penyerahan diri kepada Tuhan sekaligus pengakuan dosa. 

Setelah itu, satu persatu para diakon ini mendapatkan tumpangan tangan dan pemberkatan oleh uskup.

Uskup pun membawakan doa tahbisan sebagai tanda para diakon resmi menjadi Imam Katolik. 

Selanjutnya mereka dipakaikan kasula.

10 pastor baru ini didampingi kedua orangtua atau keluarga. 

Selanjutnya uskup mengurapi tangan masing-masing Imam dengan krisma suci.

Diikuti penyerahan piala dan patena

Setelah itu, prosesi tradisi di Keuskupan Manado.

Para pastor baru diterima Imam-imam senior.

Para pastor senior membentuk formasi melingkar. 

Satu demi satu, imam baru mendapatkan dekapan.

Tanda penyambutan, selamat datang di komunitas Imam Keuskupan Manado. Lagu puji syukur mengiringi prosesi itu. 

Uskup mengucapkan selamat kepada para imam yang baru ditahbiskan. Ia berharap para pastor menjalankan imamat dan menjadi teladan. 

"Jalani cara hidup yang benar dan menjadi tekan kerja yang baik. Sehingga lewat pewartaaan,sabda injil bertumbuh di hati manusia dan tersebar luas di ujung bumi," ujar uskup. 

Lewat para imam ini, umat dibaptis dan dilayani gereja. "Supaya para pendosa didamaikan dan yang sakit dihibur," kata Monsinyur Rolly Untu. (ndo) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.