Harga BBM Nonsubsidi Naik di SPBU Gorontalo, Pengendara Terkejut
Fadri Kidjab April 19, 2026 02:41 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM, GORONTALO – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi per 18 April 2026 mulai terasa di Gorontalo.

Namun, di tengah lonjakan harga yang cukup signifikan, kondisi di lapangan justru menunjukkan hal berbeda, khususnya di SPBU Bundaran Saronde, Kota Gorontalo.

Pantauan di SPBU yang berada di Jalan Nani Wartabone itu menunjukkan aktivitas pengisian BBM berlangsung normal. Untuk jenis Dexlite yang mengalami kenaikan cukup tinggi, antrean terpantau sepi.

Pengawas SPBU Saronde, Rian Adrian, membenarkan bahwa harga BBM nonsubsidi memang telah mengalami penyesuaian sesuai kebijakan Pertamina.

“Iya benar sudah naik, sama seperi pengumuman dari Pertamina,” ujarnya saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, Minggu (19/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa di SPBU Saronde hanya melayani Dexlite untuk BBM nonsubsidi yang mengalami kenaikan.

“Kita hanya Dexlite saya, yang lain tidak ada di sini,” katanya.

Kondisi lengangnya antrean Dexlite disebut bukan hal baru. Rian menegaskan bahwa belum bisa disimpulkan apakah sepinya antrean tersebut disebabkan oleh kenaikan harga.

“Belum disa disimpulkan seperti itu karena kenaikan baru kemarin,” jelasnya.

Menurutnya, sejak sebelum kenaikan harga pun, penggunaan Dexlite memang tidak terlalu tinggi karena tidak semua kendaraan menggunakan jenis BBM tersebut. Hal ini turut memengaruhi volume penjualan harian.

Baca juga: Fakta-fakta 2 Bocah Hanyut di Sungai Bulango Gorontalo, Keluarga Sempat Curiga

Suasana antrean di SPBU Saronde, Kota Gorontalo, Minggu (19/4/2026)
BBM NAIK -- Suasana antrean di SPBU Saronde, Kota Gorontalo, Minggu (19/4/2026). Harga BBM nonsubsidi dikabarkan naik. (Sumber: TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Dari sisi pasokan, SPBU Saronde mengantongi stok yang cukup stabil setiap minggu.

“8.000 Kl tiap minggu, biasanya dalam sehari hanya 2.000 yang terjual,” ungkap Rian.

Sementara itu, kenaikan harga BBM nonsubsidi secara nasional memang terbilang signifikan.

Berdasarkan data dari mypertamina.id, harga Dexlite kini mencapai Rp23.600 per liter dari sebelumnya Rp14.200. Pertamina Dex juga naik menjadi Rp23.900 dari Rp14.500 per liter.

Kenaikan juga terjadi pada Pertamax Turbo yang kini dibanderol Rp19.400 per liter dari sebelumnya Rp13.100.

Sementara itu, Pertamax dan Pertamax Green 95 tidak mengalami perubahan harga, masing-masing tetap di angka Rp12.300 dan Rp12.900 per liter.

Seorang pengendara asal Gorontalo, Hamzah Mohune, mengaku terkejut dengan besarnya kenaikan harga BBM nonsubsidi tersebut.

“Naiknya hampir rata-rata Rp10 ribu ya?” tanya Hamzah kaget.

Meski dirinya tidak menggunakan Dexlite, ia menilai kenaikan ini tetap akan berdampak luas.

“Saya cuma bentor saja, memang tidak pakai itu (Dexlite) tapi pasti akan berpengaruh,” ujarnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.