Jembatan Darurat Bale Nosar di Takengon-Bintang Kian Memprihatinkan Reje Minta Provinsi Turun Tangan
Mawaddatul Husna April 19, 2026 02:50 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Alga Mahate Ara | Aceh Tengah

TribunGayo.com, TAKENGON - Kondisi jembatan darurat di Kampung Bale Nosar, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, dilaporkan kian memprihatinkan. 

Jembatan yang menjadi akses vital penghubung Takengon menuju Kecamatan Bintang itu kini berada dalam status membahayakan dan hanya bisa dilalui kendaraan kecil.

Struktur darurat yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat ini merupakan dampak dari bencana banjir bandang yang menghanyutkan jembatan permanen pada 26 November 2025.

Sejak saat itu, batang-batang kayu yang dirangkai gotong royong warga menjadi satu-satunya tumpuan mobilitas warga setempat.

Reje Bale Nosar, Isan Ariga, mengungkapkan bahwa penurunan kualitas jembatan terjadi secara drastis dalam beberapa hari terakhir. 

Menurutnya, tiang penyangga jembatan mulai rusak akibat terus-menerus tergerus arus sungai.

"Mobil kecil masih bisa lewat, tapi untuk kendaraan besar sudah tidak memungkinkan lagi. Bahkan sejak kemarin tiang jembatan ini sudah mulai patah," ujar Isan Ariga, Minggu (19/4/2026).

Ia menambahkan, meski warga telah berupaya maksimal melakukan perbaikan seadanya, kekuatan material kayu memiliki batas. 

Warga Minta Perhatian dari Pemerintah Provinsi untuk Perbaikan Infrastruktur

Jika debit air sungai kembali naik, dikhawatirkan tiang penyangga yang tersisa akan kembali hanyut dan memutus total konektivitas antarwilayah.

Mengingat jalur ini sebagai nadi utama transportasi dan ekonomi masyarakat, Isan Ariga berharap adanya langkah cepat dari pemerintah. 

Hingga saat ini, belum terlihat adanya tanda-tanda pembangunan jembatan permanen untuk mengganti struktur yang hancur tahun lalu tersebut.

“Tiang penyangga jembatan darurat satu per satu mulai rusak dibawa air. Kami sangat khawatir jika dibiarkan, jembatan ini bisa putus total,” tegasnya.

Pihak kampung secara khusus meminta perhatian dari Pemerintah Provinsi Aceh agar segera mengintervensi perbaikan infrastruktur ini.

 "Kami berharap provinsi segera turun tangan, karena ini akses penting bagi masyarakat banyak," pungkasnya. (*)

Baca juga: 30 Warga Terjebak Longsor Di Bur Lintang Aceh Tengah, Tim SAR Gabungan Lakukan Evakuasi Korban

Baca juga: Prakiraan Cuaca Aceh Tengah Besok 19 April 2026, Mayoritas Alami Hujan Ringan

Baca juga: BREAKING NEWS: Jembatan Gemboyah Aceh Tengah Hampir Putus, Warga Tak Berani Melintas

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.