Sang Ibu Teriak Minta Tolong, Ini Detik-Detik Remaja 13 Tahun Jatuh ke Sungai Martapura Banjarmasin
Ratino Taufik April 19, 2026 03:52 PM

BANJARMASSINPOST.CO.ID, BANJARRMASIN - Suasana di tepi Sungai Martapura Jalan Seberang Masjid Banjarmasin, masih dipenuhi duka dan kecemasan. Sang ibu dari MJ (13) remaja yang dilaporkan tenggelam, Nor Hasanah, tampak terus menangisi anaknya.

Ia akhirnya diamankan ke dalam unit ambulans relawan untuk menenangkan kondisi emosinya. Sabtu malam (18/4/2026)

Beberapa warga berulang kali mencoba menenangkan, namun Nor Hasanah tetap berusaha keluar menuju tepian sungai. 

“Tolongi anak ulun,” Ujarnya sambil terus menangis, menggambarkan kepedihan yang mendalam.  

Kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah TKP dan penyisiran awal. Tak lama kemudian, Heri, suami Nor Hasanah, datang dan langsung mendekati sang istri coba menenangkan.  

Nor Hasanah sempat berteriak meminta pertolongan. Warga pun berinisiatif keluar rumah dan mencoba menyisir tepian sungai.  

Baca juga: Membludak, Ribuan Jemaah Hadiri Haul Habib Abdurahman Alaydrus di Tanjung Mangkok Kotabaru

“Saya teriak tolong tolong anak saya tercebur. Saya ketuk pintu rumah Ustadz di sana lalu dia menceburkan diri mencoba mencari tapi tidak ketemu juga,” kata Nor Hasanah, menceritakan upaya spontan warga yang berusaha menolong.  

Tiga orang warga sempat menyebur ke sungai untuk melakukan pencarian. Namun, usaha tersebut belum membuahkan hasil, remaja yang dilaporkan tenggelam tak kunjung ditemukan.  

"Saya dengar ada yang berteriak, terus pintu rumah saya diketuk saya keluar, katanya anaknya jatuh jadi saya langsung menceburkan diri. Tapi memang tidak sempat saya lihat anaknya," kata Ustadz Abdurrahman, warga sekitar.

"Ada tiga kami terjun ke sungai, pertama Ustadz Abdurrrahman duluan turun, terus saya, dan jali turun juga mencari. Tapi kada sempat lagi sudah tidak terlihat," terang Madan warga yang ikut turun ke sungai

Situasi penuh kepanikan itu kemudian ditangani lebih lanjut dengan kedatangan tim water rescue. Tim melakukan penyelaman di lokasi kejadian, namun hingga saat itu remaja yang tenggelam belum juga ditemukan.

Sebelumnya remaja yang dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura MJ (13)  diduga memiliki riwayat penyakit epilepsi. Hal itu disampaikan langsung oleh sang ibu, Nor Hasanah, yang menjelaskan bahwa penyakit anaknya sudah dialami sejak usia 13 tahun.  

“Sejak umur 13 tahun sakitnya. Tapi sering kami minumi obat juga,” ujar Nor Hasanah dengan nada penuh kesedihan. Sabtu malam (18/4/2026).

Nor Hasanah sendiri tampak sangat syok. Ia terus menangis, sementara sang suami, Heri, berusaha menenangkan. Heri mengaku tidak menyangka peristiwa tragis ini bisa terjadi.  

Tak hanya Heri, adik MJ, Prabu, juga terlihat berusaha menenangkan sang ibu. “Sudah Ma sudah, kena ada aja,” ucapnya, mencoba meredakan tangis ibunya yang matanya sudah memerah.  

Hingga Minggu (19/4), proses pencarian masih terus dilakukan. Tim gabungan dari Basarnas, Kantor SAR Banjarmasin, Polairud Polda Kalsel, Polresta Banjarmasin, BPK Syuhada, Water Rescue, serta warga setempat bekerja sama menyisir sungai untuk menemukan keberadaan remaja tersebut.  (Banjarmasinpost.co.id/Saifurrahman)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.