Pidato Wakil Wali Kota Terhenti, Suara Wanita Karaoke Lagu 'Lelaki Cadangan' Muncul di Pembukaan MTQ
Murhan April 19, 2026 05:46 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Acara pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-42 tingkat Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (17/4/2026) mendadak heboh.

Penyebabnya, suara seorang perempuan yang tengah menyanyikan lagu "Lelaki Cadangan" tiba-tiba muncul dari pengeras suara.

Parahnya, ini terjadi saat Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, sedang menyampaikan kata sambutan.

Berdasarkan video yang viral di media sosial, peristiwa itu terjadi saat Maigus tengah fokus berpidato di hadapan para peserta dan tamu undangan.

Saat itu, potongan bait lagu pop tersebut mendadak menggema dengan lantang.

Mendengar suara yang tidak pada tempatnya itu, Maigus spontan berhenti bicara dan menoleh ke arah sumber suara di sisi kanan panggung.

Baca juga: Contoh Pidato Hari Kartini 2026, Momentum Mengenang Perjuangan Emansipasi Wanita

Suasana yang semula khidmat langsung berubah riuh oleh tawa dan bisik-bisik hadirin. 

Namun, Maigus tampak tetap tenang.

Ia sempat menunjuk ke arah operator suara sebelum pihak panitia bergegas mematikan sambungan audio tersebut.

Meski sempat terganggu, Maigus Nasir menyikapi insiden tersebut dengan kepala dingin.

Setelah panitia mengganti mikrofonnya, ia melanjutkan pidato dan mencairkan suasana dengan sebuah seloroh.

"Mohon maaf, ada errornya sedikit. Tidak apa-apa, itu tandanya MTQ Koto Tangah akan sukses," ujar Maigus yang langsung disambut tepuk tangan riuh dari para hadirin.

Menanggapi insiden yang menjadi perbincangan publik tersebut, Camat Koto Tangah, Fizlan Setiawan, memberikan klarifikasi.

Ia menyebut kejadian itu murni merupakan kesalahan teknis atau human error.

"Kami tidak menyangka ini bisa terjadi, padahal persiapan termasuk geladi bersih sudah dilakukan secara matang. Ini menjadi evaluasi besar bagi kami untuk kegiatan ke depan," ujar Fizlan saat dikonfirmasi, Minggu (19/4/2026).

Fizlan menjelaskan bahwa pihak penyedia sound system memastikan bahwa fitur Bluetooth dan perangkat audio lainnya sudah dimatikan. 

Saat itu, hanya mikrofon Maigus yang dalam posisi aktif.

Diduga kuat ada perangkat mikrofon nirkabel (wireless) milik warga di sekitar lokasi yang frekuensinya tembus atau bocor ke dalam sistem audio acara.

Insiden hanya berlangsung selama beberapa detik sebelum tim teknis memutus aliran suara.

Pihak kecamatan juga telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada Wakil Wali Kota Padang atas ketidaknyamanan tersebut.

Meski sempat diwarnai insiden karaoke, rangkaian acara MTQ ke-42 tetap berjalan hingga selesai.

Apa itu MTQ?

Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional pertama kali diresmikan oleh Menteri Agama Muhammad Dahlan pada tahun 1968, dengan Makassar sebagai tuan rumah pertama di Masjid Raya Makassar. 

Gelaran ini bertujuan meningkatkan syiar Islam dan kecintaan pada Al-Qur'an, berkembang dari tradisi lokal menjadi agenda nasional dua tahunan. 

Secara garis besar, ini sejarah MTQ:

- Awal Mula (1955-1966)

Sebelum tingkat nasional, MTQ rutin digelar di Makassar setiap bulan Ramadan sejak 1955. 

Pada tahun 1966, MTQ tingkat provinsi juga pernah dilaksanakan di Sulawesi Selatan.

- MTQ Nasional Pertama (1968)

MTQ Nasional perdana diadakan di Masjid Raya Makassar pada Ramadan 1968, berfokus pada tilawah dewasa.

- Perkembangan (1969-Sekarang)

MTQ kedua digelar di Banjarmasin (1969). 

Awalnya digelar setiap tahun, kini MTQ Nasional diselenggarakan rutin dua tahun sekali dengan tuan rumah berpindah-pindah provinsi.

- Tujuan dan Misi

MTQ bukan sekadar lomba, melainkan upaya memperkuat ukhuwah Islamiyah, membumikan Al-Qur'an, dan resepsi estetis masyarakat terhadap Al-Qur'an. 

(Banjarmasinpost.co.id/Kompas.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.