Spot Foto Dapur Tempo Dulu di Pasar Slumpring Tegal, Nostalgia Masak Gunakan Tungku dan Kayu 
rival al manaf April 19, 2026 04:54 PM

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Berkunjung ke Pasar Slumpring, Desa Cempaka, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah tidak hanya disuguhkan makanan dan jajanan tradisional, tapi juga tersedia zona permainan tradisional yang di dalamnya terdapat spot foto dapur tempo dulu atau jadul. 

Sesuai pantauan Tribunjateng.com di lokasi pada Minggu (19/4/2026), suasana tradisional sangat terasa karena bangunan yang didominasi dari kayu dan bambu. 

Ditambah para koordinator atau yang bertanggung jawab di zona permainan ini juga menggunakan seragam tradisional. 

Di dalam bangunan yang dimanfaatkan sebagai spot foto dapur tempo dulu tidak terlalu luas. 

Ornamen pendukung seperti tungku untuk masak, kayu yang sudah dibakar sehingga terasa seperti sedang memasak, kendi air, tampah yang biasanya untuk membersihkan beras dan peralatan lainnya. 

 

Koordinator Permainan Tradisional Pasar Slumpring Muhammad Sulaiman menjelaskan, untuk semakin menambah kesan tradisional pengelola menghadirkan spot foto berlatar dapur jadul atau tempo dulu. 

 

"Bagi pengunjung yang ingin bermain di zona permainan tradisional ada biaya tambahan dua koin atau setara Rp5 ribu per orang. Setelah membayar tiket pengunjung bisa memainkan permainan yang ada termasuk spot foto di dapur jadul yang kami sediakan," jelas Sulaiman, pada Tribunjateng.com, Minggu (19/4/2026). 

 

Sulaiman yang akrab disapa mas Le mengungkapkan, sejauh ini banyak pengunjung Pasar Slumpring yang tertarik mampir di zona permainan tradisional. 

 

Kebanyakan didominasi anak-anak yang penasaran ingin mencoba permainan. 

 

Di lokasi juga tersedia area melukis bagi anak dan ada biaya tersendiri. 

 

"Rata-rata kunjungan setiap minggu sekitar 70-100 koin bambu terkumpul. Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi tentang zona permainan tradisional di Pasar Slumpring bisa memantau di akun Instagram kami @Prabucampa," ungkap Sulaiman. 

 

Masih pada kesempatan yang sama, Manajer Pasar Slumpring Desa Cempaka, Kecamatan Bumijawa, Hidayatullah menuturkan, Zona permainan tradisional di kawasan Pasar Slumpring dihadirkan sejak tahun 2024 hasil kerja sama antara Pokdarwis Desa Cempaka dengan Universitas Negeri Semarang (Unnes). 

 

Dikatakan Hidayatullah peminat permainan tradisional cukup banyak setiap minggunya terutama anak-anak. 

 

"Peminatnya cukup baik dan rata-rata memang anak-anak. Kalau yang dewasa paling tertarik spot foto dapur jadulnya. Kami juga ada sewa pakaian tradisional seakan kembali ke jaman dulu dimana masyarakat memasak masih menggunakan tungku, kayu dan lainnya," terang Hidayatullah. (dta) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.