Sampai Jadi Dokter! Wali Kota Yogya Jamin Pendidikan Azizah, Bocah 6 Tahun yang Merongsok Bantu Ayah
Yoseph Hary W April 19, 2026 05:00 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM - Kabar mengenai Azizah Chandrasari (6), bocah perempuan yang saban hari berkutat dengan karung rongsokan demi membantu ayahnya, sampai ke telinga orang nomor satu di Kota Yogyakarta.

​Minggu (19/4/26) siang, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyambangi Azizah dan keluarganya yang kini telah ditampung di Yayasan Rumah Singgah Bumi Damai, Kemantren Kotagede.

Pemkot Jogja komitmen bantu

Pada kesempatan tersebut, Hasto tak sekadar datang menjenguk, namun juga membawa komitmen penuh untuk memutus rantai kemiskinan yang membelit bocah cerdas tersebut.

​Di sela-sela dialog, ia menegaskan, bahwa kehadiran pemerintah adalah kewajiban mutlak, terutama ketika menyangkut kebutuhan dasar seperti pendidikan dan kesehatan anak.

​"Pemerintah harus hadir untuk memenuhi kebutuhan dasar, itu wajib. Tidak boleh Azizah diajak kerja dulu, lalu tidak sekolah dan kesehatannya tidak terurus," ujarnya.

​Meski secara data kependudukan keluarga Azizah tercatat sebagai warga Jomblangan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Hasto enggan terjebak dalam sekat birokrasi. 

Baginya, urusan kemanusiaan di wilayah aglomerasi DI Yogyakarta pada khususnya, harus diselesaikan secara kolektif tanpa memandang batas daerah.

Aktifkan BPJS

​"Prinsipnya, kami ingin membantu. Jangan setiap orang (bilang) 'wah ini bukan warga saya' terus selesai. Ya jangan begitulah. Kita bisa menghubungi pemerintah setempat. BPJS-nya juga langsung kami bantu aktifkan, berkoordinasi dengan Bantul," ungkapnya.

​Hasto pun memberikan pesan bagi para pemangku wilayah, mulai dari Lurah hingga Mantri Pamong Praja, agar mereka lebih jeli memantau warga yang lemah di areanya masing-masing.

Bukan tanpa alasan, ia menyebut, orang-orang seperti Azizah dan keluarganya inilah yang seharusnya menjadi prioritas utama untuk mendapatkan pertolongan.

​"Besok di yaumul akhir yang ditanyakan itu orang-orang terlantar, sudah diurus belum? Belum tentu ditanyakan jalan yang halus atau conblock, tapi kebutuhan dasar kehidupan seperti ini yang utama. Di Kota Yogyakarta tidak boleh ada orang yang hidupnya tidak layak," tambahnya.

Baca juga: Kisah Azizah, Bocah 6,5 Tahun di Kota Yogyakarta Cari Rongsok hingga Rawat Ayah Sakit

​Tidak hanya bicara kebijakan, Hasto juga memastikan langkah konkret bagi keluarga ini, mengingat ayah Azizah, Hermanto, menderita sakit akibat benjolan (tumor) di kepalanya.

​Sementara untuk Azizah dan adiknya, Pemkot Yogyakarta melalui Dinas Sosial akan bermitra dengan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Rumah Singgah Bumi Damai untuk menjamin pengasuhan dan pendidikan mereka.

​"Nanti bapaknya dibawa ke RSUD Yogya, dan Azizah harus tetap sekolah. Luar biasa cerdas anak ini. Bayangkan, tiap hari ikut bapaknya cari rongsok, nyuci baju, tapi pikirannya cerdas," tuturnya.

Bantu wujudkan cita-cita

Mantan Kepala BKKBN RI itu pun mengaku terenyuh ketika Azizah mengungkapkan cita-citanya untuk menjadi dokter ketika sudah tumbuh besar nanti.

Sebagai pejabat dengan latar belakang dokter spesialis kandungan, Hasto menegaskan bakal mengerahkan segala daya dan upaya untuk menyokong angan luhur tersebut.

"Saya akan membantu Azizah bisa terwujud jadi dokter, kalau dia memang semangat. Insyaallah, mudah-mudahan kita bisa mendukung Azizah jadi dokter. Luar biasa lho, kalau Azizah jadi dokter. Sekarang umur 6,5 tahun, nanti ketemu 19 tahun lagi Azizah wisuda dokter," ucapnya.

​Sementara, Hermanto, ayah Azizah, yang sudah merantau dari Lubuklinggau, Sumatera Selatan sejak 2004, mengaku lega setelah bertemu langsung dengan Wali Kota Yogyakarta.

Selama ini, penyakit di kepalanya seringkali kambuh dan membuatnya tak berdaya, sehingga Azizah yang masih kecil terpaksa mengambil alih pekerjaan rumah tangga hingga ikut mencari rongsokan.

​"Sangat senang dibantu untuk anak-anak saya dan pengobatan saya. Sudah lama sakit begini, baru hari ini bisa ketemu Pak Wali Kota yang mau membantu mengangkat penyakit saya," katanya. (aka)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.