TRIBUNMANADO.CO.ID - Suporter nonton di tingkat atas rumah hingga bukit.
Inilah keunikan penonton di Stadion Klabat, Kelurahan Ranotana, Kecamatan Sario, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut).
Suasana ini menjadi salah satu sisi lain pertandingan sepakbola di Stadion Klabat Manado di era kejayaan Persma Manado pada akhir 90-an.
Kala itu, Persma Manado begitu dicintai publik.
Hingga Stadion Klabat selalu penuh kala Persma bertanding.
Saking penuhnya, rumah warga di seputaran Stadion yang bertingkat dua jadi pilihan bagi warga yang kehabisan tiket.
Suasana ini kembali terlihat dalam Final Liga 4 Piala Gubernur Sulut antara Persma 1960 vs Bolsel FC, Minggu (19/4/2026).
Amatan Tribunmanado.com, sejumlah rumah bertingkat milik warga di sisi utara Stadion jadi lokasi nonton oleh warga.
Tampak beberapa warga di tingkat dua dan tiga rumah tersebut.
Terlihat pula seorang aparat tengah berjaga.
Stadion Klabat memang penuh. Tribun utama dan kiri kanannya juga penuh sesak.
Suasana kurang lebih sama nampak tribun terbuka timur.
Saking penuhnya tribun tersebut, sampai sampai penontonnya dialihkan ke tribun belakang gawang.
Pertandingan sendiri berlangsung meriah.
Dua kelompok suporter dari Persma dan Bolsel FC bersaing dalam memberikan dukungan.
Genderang ditabuh, bendera dikibarkan, yel yel dipekikkan.
"Ini vibesnya sudah seperti kala Persma jaya dulu," kata Alfa seorang warga. (Art)
Persma Manado akhirnya memastikan diri sebagai juara Liga 4 Piala Gubernur Sulut usai menaklukkan Bolsel FC di partai final yang digelar di Stadion Klabat, Minggu (19/4/2026).
Kemenangan Persma Manado tak lepas dari penampilan gemilang pemain bernomor punggung 13, Herrie Lontoh, yang menjadi bintang lapangan dengan mencetak dua gol di babak kedua.
Gol pertama lahir pada pertengahan babak kedua lewat sundulan, memanfaatkan umpan matang dari sisi sayap.
Herrie sukses memenangkan duel udara dan mengarahkan bola ke gawang tanpa mampu dihalau kiper lawan.
Tak berselang lama, Herrie Lontoh kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Kali ini melalui tendangan voli keras dari dalam kotak penalti, memanfaatkan bola liar hasil kemelut di depan gawang Bolsel FC.
Dua gol tersebut memastikan Persma Manado unggul 2-0 sekaligus mengunci kemenangan hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil ini menegaskan dominasi Persma Manado di laga final sekaligus mengantar mereka meraih gelar juara Liga 4 Piala Gubernur Sulut 2026.
Keberhasilan ini juga menjadi tiket penting bagi Persma Manado untuk melangkah ke level kompetisi nasional.
Sementara itu, Bolsel FC harus puas finis sebagai runner-up setelah memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan. (Art/Ren)
Baca juga: Final Liga 4 Piala Gubernur Sulut 2026: Herrie Lontoh Cetak 2 Gol, Persma Unggul 2-0 atas Bolsel FC