Jusuf Kalla Sebut Jokowi Jadi Presiden karena Dirinya, Said Didu: Capres Cawapres Dipilih PDIP
Facundo Chrysnha Pradipha April 19, 2026 05:38 PM

TRIBUNNEWS.COM - Eks Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu, menyoroti pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI, Muhammad Jusuf Kalla, yang menyebut bahwa Presiden ke-7 RI Joko Widodo terpilih menjadi presiden berkat dirinya.

Menurut Said Didu, Jusuf Kalla mengucapkan hal tersebut untuk menanggapi pernyataan-pernyataan dari pendukung Jokowi yang menyebut bahwa dirinya tidak berterima kasih kepada Jokowi karena sudah dipilih menjadi calon wakil presiden (Cawapres) mendampingi Jokowi.

Said Didu membedah kembali makna pesan Jusuf Kalla yang menyatakan bahwa Jokowi menjadi presiden karena dirinya.

"Jokowi tidak pernah memilih Pak JK jadi Cawapres tapi dipilih oleh Megawati (PDIP). Artinya posisi Jokowi saat itu sama dengan Pak JK yang dipilih oleh PDIP jadi Capres dan Cawapres," kata Said Didu, dikutip Tribunnews dari akun X-nya, @msaid_didu, Minggu (19/4/2026).

Lebih lanjut, Said Didu mengatakan bahwa Jusuf Kalla sudah menjelaskan bahwa dirinya yang meminta Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, untuk menjadikan Jokowi sebagai calon gubernur DKI Jakarta pada 2012.

"Disetujui, walau isu internal bahwa TK sebenarnya tidak setuju. Artinya justru Pak JK lah yang punya peran 'menaikkan' karier Jokowi, bukan sebaliknya," kata dia.

Di sisi lain, Said Didu juga menanggapi pernyataan Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Ali, yang menilai pernyataan Jusuf Kalla yang menyebut Jokowi menjadi presiden karena dirinya sebagai sikap yang terlalu emosional.

Baca juga: Marah Dituding Danai Kasus Ijazah Jokowi, Jusuf Kalla Ungkap Tolak Bertemu Rismon: Ogah Ikut Campur

Menurut Said Didu, pernyataan Ahmad Ali tersebut justru pernyataan yang lari dari inti pokok sebenarnya.

"Yang diuraikan oleh Ketua Harian PSI adalah bahwa kemenangan Jokowi-JK adalah kerja bersama, ini pernyataan lari dari substansi, kepala yang gatal tapi kaki yang digaruk," kata dia.

Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) tersebut meminta publik untuk fokus dan bersatu meminta Jokowi menunjukkan ijazahnya yang pernah digunakan mendaftar sebagai walikota Solo, Gubernur DKI Jakarta, dan Presiden RI.

"Ijazah inilah epicentrum persoalan bangsa," tegasnya.

Sebelumya, Jusuf Kalla mengaku bahwa dirinya yang membawa Jokowi dari Solo ke Jakarta hingga menjadi presiden RI.

"Apa kurangnya saya coba? Saya yang bawa ke Jakarta. Kasih tahu semua itu, termul-termul itu. Jokowi jadi presiden karena saya," kata Jusuf Kalla di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).

Termul adalah singkatan dari Ternak Mulyono, sebuah istilah gaul politik yang sering digunakan di media sosial Indonesia sebagai sindiran atau kritik terhadap pendukung atau loyalis Jokowi.

(Tribunnews.com/Rakli/Mario Christian Sumampow)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.