TRIBUNSUMSEL.COM, PALI -- Gempa berkekuatan magnitudo 3,2 sempat terjadi di Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir), Sumatera Selatan, pada Jumat (17/4/2026) sekira pukul 13.38 WIB lalu.
Meski getarannya tak terasa, namun masyarakat diimbau tetap waspada dengan kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Hal tersebut disampaikan oleh BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) Pusat yang menginformasikan bahwa gempa berkekuatan magnitudo 3,2 mengguncang Kabupaten PALI.
Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan atau korban akibat gempa tersebut.
Namun, BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Masih dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Pusat melaporkan gempa bumi berada pada kedalaman 367 kilometer.
Dari hasil analisis BMKG, pusat gempa berada di 18 km barat laut PALI pada titik koordinat 3,05 Lintang Selatan dan 103,89 Bujur Timur.
"Gempa Mag: 3,2, 17-Apr-2026 13:38:20 WIB, Lok: 3,05 LS, 103,89 BT (18 km Barat Laut Penukal Abab Lematang Ilir-SUMSEL), kedalaman: 67 Km," tulis BMKG pada Jumat (17/4/2026).
Terpisah, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten PALI, Imansyah, mengatakan tidak ada getaran gempa yang dirasakan oleh masyarakat PALI pada Jumat (17/4/2026) lalu.
"Alhamdulillah, pada Jumat setelah salat Jumat itu, tidak ada getaran yang kami rasakan," kata Imansyah yang meminta kepada Allah SWT semoga Bumi Serepat Serasan selalu terjaga dengan baik, Minggu (19/4/2026).
Kendati demikian, kiranya masyarakat Kabupaten PALI harus tetap waspada sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Kepala BMKG Pusat untuk tetap waspada apabila ada gempa susulan.
Warga Kelurahan Handayani Mulya, Senin, menuturkan pada siang Jumat itu, dirinya tidak merasakan sama sekali getaran dari bumi.
Hanya saja, ada getaran mobil angkutan barang lewat; setiap hari rumahnya selalu bergetar.
"Kalau getaran kecil biasa, setiap mobil angkutan barang dipastikan terasa getarannya," ujarnya sembari meminta kepada Allah agar dijauhkan bencana dari Bumi Serepat Serasan ini.
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel