Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun
Heri Prihartono April 19, 2026 07:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM - Peristiwa penikaman yang menewaskan Agrapinus Rumatora terjadi di Bandara Karel Sadsuitubun, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku, pada Minggu (19/4/2026).

Kejadian tersebut berlangsung tidak lama setelah korban tiba di bandara sekitar pukul 11.10 WIT dari Bandara Internasional Pattimura, Ambon.

Setibanya di area pintu keluar bandara, korban menuju lokasi penjemputan untuk bertemu keluarga. Pada saat itu, seorang pria yang belum diketahui identitasnya mendekati korban dan melakukan penikaman.

"Selang beberapa menit, datang seorang pria diduga pelaku memakai jaket merah dan menggunakan masker langsung menikam Saudara Almarhum Agrapinus Rumatora."

"Melihat kejadian tersebut Saudara Antonius Rumatora (kakak korban) sempat memeluk dan membanting yang diduga pelaku namun pelaku melawan dan berhasil melarikan diri," demikian rilis resmi yang diterima dari Dave Laksono.

Setelah kejadian, korban sempat berusaha masuk kembali ke dalam area bandara. Namun, dalam kondisi terluka, korban terjatuh dan mendapatkan pertolongan dari petugas yang berada di lokasi.

Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Karel Sadsuitubun untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.

"Pukul 11.44 WIT, Saudara Agrapinus Rumatora dinyatakan meninggal akibat pendarahan hebat serta luka pada organ vital," tuturnya.

Berdasarkan laporan yang diterima, korban mengalami empat luka tusuk yang mengenai bagian dada kanan dan kiri, leher sebelah kiri, serta area tulang belakang.

Diketahui, keberadaan korban di Maluku Tenggara dalam rangka menghadiri agenda partai.

"Kedatangan Agrapinus Rumatora Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara untuk mengikuti Musda Partai Golkar Maluku Tenggara yang direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 22 April 2026," katanya.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta motif di balik peristiwa tersebut. Informasi mengenai identitas pelaku maupun status penangkapan belum disampaikan secara resmi.

Baca juga: Karyawan PT di Tanjabtim Ditikam Rekan Kerjanya, Bermula Cekcok dan Bertengkar

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.