MENTOK, BABEL NEWS - Sebanyak 45 titik potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terdeteksi di Kabupaten Bangka Barat. Pemantauan sejumlah titik-titik rawan ini turut dipantau oleh Jajaran Polres Bangka Barat, sejak Minggu (19/4).
Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha menyampaikan, data sebaran menunjukkan titik karhutla berada di Kecamatan Tempilang sebanyak 7 titik, Mentok 19 titik, Jebus 4 titik, Parittiga 6 titik, dan Kelapa 9 titik. Sementara Simpang Teritip tidak ditemukan titik api. "Patroli dan pemantauan terus kami intensifkan di wilayah rawan Karhutla sebagai langkah antisipasi dini," kata Pradana Aditya Nugraha.
Ia menegaskan, kondisi ini menjadi perhatian serius seiring potensi dampak fenomena El Nino yang dapat meningkatkan suhu dan memperparah kekeringan. Sehingga risiko kebakaran semakin tinggi.
"Sebagai langkah kesiapsiagaan, Polres Bangka Barat bersama instansi terkait, telah memetakan 113 titik sumber air di wilayah tersebut untuk mendukung percepatan penanganan kebakaran," katanya.
Pemetaan sumber air, diakuinya, sebagai bagian penting dalam mempercepat respons apabila terjadi karhutla. "Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama menjaga lingkungan. Pencegahan menjadi kunci utama," tegasnya.
Dirinya juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Serta, bersinergi dengan seluruh elemen, untuk menekan potensi Karhutla. (riu)