TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sebanyak 500 porsi menu menu makan bergizi gratis (MBG) di SMAN 7 Kerinci ditolak siswa.
Makanan gratis itu dikembalikan ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gii (SPPG).
Video penolakan di SMAN 7 Kerinci yang berlokasi Desa Lindung Jaya, Kecamatan Kayo Aro, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, itu terjadi pada Selasa (14/4/2026), sebagaimana ditulis kompas.com.
Petugas SPPG mengangkut kembali menu MBG ke dalam mobil, untuk dibawa kembali.
Kepala SMAN 7 Bantah
Kepala SMA 7 Kerinci Zulfiardi membantah soal penolakan MBG tersebut.
Dia menyebut SMA 7 sama sekali tidak menolak MBG.
Tetapi berkaitan dengan video viral itu, katanya, MBG yang dibawa pulang oleh SPPG adalah sisa, karena ratusan siswa kelas XII tidak hadir.
"Itu kita tidak menolak, kenapa ada sisa, karena kelas XII sudah tidak aktif belajar, jadi yang hadir cuma panitia persiapan perpisahan saja, dan ditambah dengan adanya siswa kelas X dan XI yang juga tidak hadir," kata Zul.
Jumlah siswanya di kelas XII mencapai 317 orang, sementara total siswanya mencapai 975 orang.
Berbeda dengan pihak SPPG, Zul menuturkan sisa atau MBG yang dikembalikan hari itu tidak sampai 500 porsi, hanya sekitar 275-300 porsi.
Zul mengakui selama ini siswanya protes soal menu yang monoton, yakni ayam dan telur.
"Kalau setiap hari itu ayam dan telur, anak-anak kan bosan juga. Jadi SMA 7 tidak menolak MBG, tetapi yang viral itu adalah sisa, dan ada keluhan soal menu," tutupnya.
Ayam Mahal
Kepala SPPG Kayu Aro Mekar Jaya, Muhammad Hapiz, menuturkan memang ada penolakan menu MBG tersebut.
Sebanyak 500 porsi menu MBG dikembalikan ada sebabnya.
Kata M Hapiz, itu lantaran siswa kelas XII banyak yang tidak hadir karena persiapan perpisahan.
Selain itu, ada keluhan soal menu yang disebut monoton alias itu-itu saja.
"Jadi kami tidak mendapat informasi soal itu, ya kalau memang ada keluhan soal menu, kenapa tidak disampaikan sebelumnya, kita juga ada grup WhatsApp," kata Hafiz, saat dikonfirmasi, Minggu (19/4/2026).
Separuh yang Dibawa
Setiap hari, Hapiz menyediakan 975 porsi untuk SMA 7 Kerinci.
Namun, pada hari itu, SPPG membawa 500 porsi karena sejumlah siswa tidak hadir.
Kata Hapiz,selama ini dapurnya menyediakan menu ayam, telur, ikan nila dan ikan laut setiap harinya.
"Karena kalau mau pakai daging, harga daging sudah sangat tinggi sekarang," kata Hapiz.
Sementar itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Jambi, Adityo Wirapranatha tidak merespons konfirmasi yang dilakukan soal video viral ini.
Baca juga: Sosok Nus Kei, Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam, Pernah Berseteru dengan John Kei
Baca juga: Viral Perahu Terbalik di Sarolangun, 7 Orang Terseret Arus, Satu Belum Ditemukan