Kejurprov Orado Kalsel Perdana Digelar, Tiket Ini Yang Diperebutkan
Kamardi Fatih April 19, 2026 11:48 PM

BANJARMASINPOST CO.ID, BANJARBARU - Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Orado Kalimantan Selatan resmi bergulir perdana di GOR Rudy Resnawan Banjarbaru, Minggu (19/4/2026). 

Pegelaran tersebut diikuti sembilan kabupaten/kota dan menjadi momentum awal pembinaan olahraga domino berprestasi di Banua.

Kejurprov yang dimulai sejak pukul 10.00 Wita itu berlangsung meriah. Panitia menyediakan enam meja pertandingan, sementara para atlet dipanggil bergiliran untuk bertanding sesuai jadwal.

Ketua Umum Pengprov Orado Kalsel, Muhammad Rizwan Arifin, menyebut ajang ini menjadi yang pertama sejak organisasi tersebut resmi terbentuk pada Januari 2026.

“Ini Kejurprov pertama kita di Kalimantan Selatan. Orado sendiri baru lahir Januari kemarin, jadi ini menjadi langkah awal pembinaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kejuaraan juga menjadi ajang seleksi menuju Kejuaraan Nasional yang akan digelar pada 25-26 April 2026 di Bogor. 

Karena diikuti sembilan daerah, sistem pertandingan menggunakan fase grup sesuai aturan dari PB Orado.

“Kita pakai sistem grup, tidak bisa sistem gugur karena pesertanya sembilan kabupaten/kota. Nanti yang dipilih itu dari kategori junior 1 dan senior 1 untuk ke tingkat nasional,” jelasnya.

Rizwan berharap perkembangan olahraga domino di Kalsel terus meningkat, terutama dengan keterlibatan atlet muda.

“Atmosfernya bagus, antusiasnya tinggi. Harapan kita atlet-atlet muda terus berlatih, menambah pengalaman, dan ke depan bisa jadi juara, baik tahun ini maupun tahun berikutnya,” katanya.

Sebanyak sembilan daerah ambil bagian dalam kejuaraan ini, yakni Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Tanah Bumbu, Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Tapin, Tabalong, Hulu Sungai Tengah, dan Hulu Sungai Selatan.

Selain mengejar prestasi, Orado Kalsel juga membawa misi mengubah stigma negatif terhadap permainan domino.

Melalui pembinaan dan kompetisi resmi, domino diharapkan bisa dikenal sebagai olahraga berprestasi.

“Kita ingin menghilangkan stigma negatif dan mengarahkannya jadi olahraga prestasi. Sosialisasi juga sudah kita lakukan, termasuk ke sekolah-sekolah,” ungkapnya.

Adapun kategori yang dipertandingkan dalam Kejurprov ini meliputi nomor beregu untuk kelas senior dan junior.

Kejuaraan ini pun diharapkan menjadi pijakan awal bagi Kalsel untuk bersaing di level nasional dalam waktu dekat. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Andra Ramadhan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.