Kurniawan Dwi Yulianto Mohon Maaf Usai Timnas U-17 Indonesia Tersingkir dari ASEAN Championship U-17 2026
Sasongko Dwi Saputro April 20, 2026 01:33 AM

Pelatih Timnas U-17 Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto buka suara usai gagal bawa Garuda Asia lolos ke semifinal ASEAN Championship U-17 2026.

Timnas U-17 Indonesia tersingkir usai hanya bermain imbang tanpa gol kontra Vietnam pada laga terakhir Grup A ASEAN Championship U-17 2026 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (19/4/2026) malam WIB.

Timnas U-17 Indonesia harus puas finis di posisi ketiga Grup A usai mengantongi empat poin saja.

Tentu ini pencapaian yang buruk bagi Garuda Asia.

Timnas U-17 Indonesia memutus rekor selalu lolos ke semifinal turnamen ini sejak 2018.

Timnas U-17 Indonesia juga sempat juara dua kali sepanjang periode 2018-2024.

Tentu, menanggapi pencapaian tersebut, Kurniawan Dwi Yulianto memohon maaf usai tidak mampu membawa anak asuhnya ke babak berikutnya.

Sejak awal, eks striker Timnas Indonesia tersebut menargetkan lolos ke semifinal.

"Selamat malam. Pertama, secara pribadi saya mohon maaf atas gagalnya tim kita lolos ke semifinal," ujar Kurniawan Dwi Yulianto.

"Karena memang target kita bisa lolos ke semifinal," imbuhnya.

Meski begitu, eks penyerang Persebaya dan PSM Makassar tersebut mengapresiasi kerja keras anak asuhnya.

Sejak awal, sang pelatih sudah merencanakan bakal tampil dengan skema serangan balik.

Taktik tersebut disusun untuk membendung agresivitas para pemain Vietnam.

Namun, skema tersebut kurang begitu maksimal dan gagal berbuah kemenangan.

Kegagalan di turnamen ASEAN Championship U-17 2026 bakal jadi catatan tim pelatih Timnas U-17 Indonesia sebelum tampil di Piala Asia U-17 2026.

"Terus sebenarnya kita mengapresiasi apa yang sudah pemain lakukan, kerja keras pemain," ujar Kurniawan Dwi Yulianto.

"Karena memang kita mengatur taktik kami untuk defend counter."

"Karena kita tahu di dua game pertama Vietnam cukup agresif."

"Sehingga kita mencoba untuk merencanakan permainan dengan lebih sedikit defend, kemudian melakukan counter attack."

"Tapi memang ketika kita melakukan counter attack, hasilnya belum begitu maksimal."

"Dan ini menjadi catatan sebelum kita akan bertanding di Piala Asia," pungkasnya.

Untuk main di Piala Asia U-17 2026, Kurniawan bakal memanggil sejumlah nama pemain diaspora seperti Mathew Baker, Noah Leo, hingga Mike Rajasa.

"Untuk pemain memang kita nantinya akan membawa 23 pemain, dan di long list pemain kita itu ada 50 pemain yang sudah didaftarkan," ujar Kurniawan.

"Ini dalam beberapa hari lagi kita tentu akan melakukan evaluasi terkait pemain yang ada."

"Dan di Piala Asia kita insyaallah akan ketambahan tiga pemain; ada Matthew Baker, Noah, dan Mike penjaga gawang. Jadi kita benar-benar akan memikirkan untuk 23 pemain terbaik yang akan kita bawa," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.